Harga Ethereum Tersungkur ke $2.100 Hari Ini (2/2): Akankah ETH Bangkit atau Lanjut Ambruk?

Updated
February 2, 2026

Jakarta, Pintu News – Ethereum (ETH) turun ke zona $2.400 setelah aksi jual tajam mendorong harga mendekati rata-rata 200 minggu dan saluran tren jangka panjang yang penting. Saat ini, ETH berada dalam zona perdagangan dengan aktivitas tinggi, di mana reaksi selanjutnya akan menentukan arah pergerakan harga dalam jangka pendek.

Lalu, bagaimana pergerakan harga Ethereum hari ini?

Harga Ethereum Turun 10,47% dalam Waktu 24 Jam

Pada 2 Februari 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $2,179 atau setara dengan Rp36.877.977, mengalami penurunan 10,47% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp36.611.974 dan level tertingginya di Rp41.304.560.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp4.595 triliun, dengan volume perdagangan harian yang turun 8% menjadi Rp738,67 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.

Baca juga: Harga Bitcoin Terjun Bebas ke $74.000 Hari Ini (2/2): BTC Turun di Bawah ‘Nilai Wajar’!

Ethereum Menarik Diri Mendekati Garis Tren Jangka Panjang, Profil Volume Menandai Zona Perdagangan Utama

Ethereum melanjutkan penurunannya pada grafik harian (1/2), sempat diperdagangkan di kisaran $2.535 setelah terbentuknya candle merah tajam yang mencerminkan penurunan sekitar 6% dalam satu sesi pada data Bitstamp. Pergerakan ini masih dianggap sebagai koreksi dari puncak bulan Agustus 2025 di dekat level $5.000, yang oleh beberapa analis disebut sebagai higher high terbaru dalam siklus ini.

Analis kripto Leo Lanza berpendapat bahwa penurunan dari area $5.000 tersebut masih bisa dianggap sebagai bagian dari tren naik, asalkan struktur higher low tetap terjaga. Dalam grafiknya, Ethereum kini mendekati saluran tren naik jangka panjang yang dimulai sekitar Maret 2020.

Ia mencatat bahwa saluran ini baru memiliki dua titik sentuh utama sejauh ini, sehingga masih memerlukan konfirmasi sebelum dianggap sebagai batas yang dapat diandalkan oleh para trader.

Profil volume yang ditampilkan di sisi kanan grafik menunjukkan konsentrasi aktivitas perdagangan pada berbagai level harga. Lanza menjelaskan bahwa area dengan volume rendah (low volume nodes) sering menjadi zona di mana harga cepat ditolak karena minimnya transaksi historis di sana.

Sebaliknya, area dengan volume tinggi (high volume nodes) dianggap sebagai zona penerimaan, di mana aktivitas lebih padat dapat memperlambat pergerakan harga dan menciptakan konsolidasi.

Baca juga: 3 Altcoin yang Dilirik Whale Crypto di Februari 2026, Diborong atau Dilepas?

Dalam kondisi saat ini, Ethereum berada di dalam area volume tinggi, menandakan bahwa pasar telah banyak diperdagangkan di kisaran ini dan mungkin memperlakukannya sebagai zona pengambilan keputusan, bukan sekadar area kosong tanpa hambatan. Jika harga tergelincir ke area volume rendah yang ditandai, pergerakan bisa menjadi lebih cepat ke dua arah karena likuiditas yang menipis dan minat perdagangan sebelumnya yang rendah.

Untuk saat ini, grafik menunjukkan bahwa pasar sedang menguji dukungan dan struktur, dengan konfirmasi akan bergantung pada bagaimana perilaku Ethereum di sekitar garis tren jangka panjang dan pita volume tinggi tersebut.

Ethereum Turun Menuju Rata-Rata 200 Minggu Saat Trader Menantikan Respons Bullish

Ethereum mengalami penurunan tajam setelah candle mingguan terbaru menunjukkan pelemahan signifikan di grafik. Pergerakan ini membawa ETH turun menyentuh rata-rata pergerakan 200 minggu (200 WMA), sebuah level yang telah lama dipantau sebagai indikator tren jangka panjang, khususnya saat terjadi koreksi besar.

Pengamat pasar, StockTrader Max, menyebutkan bahwa inilah titik di mana pihak pembeli (bulls) “harus tampil,” dengan alasan bahwa pantulan dari 200 WMA akan secara cepat memperbaiki tampilan teknikal di grafik.

Ia menyoroti bahwa rata-rata ini sering kali dipertahankan oleh investor jangka panjang saat pasar mengujinya setelah penurunan berkepanjangan.

Grafik juga menunjukkan bahwa Ethereum telah tergelincir di bawah indikator tren jangka pendek selama aksi jual ini. Rata-rata pergerakan 50 minggu kini berada di atas harga saat ini, sedangkan garis 200 minggu lebih mendekati posisi harga terkini — menciptakan zona tekanan tinggi yang bisa menjadi titik penentu, apakah momentum akan stabil atau justru terus melemah.

Jika Ethereum mampu bertahan di atas rata-rata 200 minggu dan kembali merebut level-level penting di sekitarnya, maka pergerakan ini bisa dibaca sebagai uji dukungan (support test) alih-alih sebagai sinyal pembalikan tren.

Namun, jika harga gagal memantul dan terus ditutup di bawah rata-rata jangka panjang ini, grafik akan memberi sinyal bahwa tekanan jual masih dominan dan bahwa dukungan sebelumnya mulai melemah.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8