Jakarta, Pintu News – Harga Dogecoin (DOGE) mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir, memicu kekhawatiran di pasar. Meme coin ini turun sebesar 16% dalam empat hari, bahkan sempat menembus level psikologis penting.
Meskipun pergerakan ini mengguncang para pemegang jangka pendek, penurunan tersebut bisa menjadi sinyal positif bagi struktur makro yang lebih sehat. Secara historis, koreksi seperti ini sering kali membuka peluang akumulasi yang menguntungkan bagi DOGE.
Lalu, bagaimana pergerakan harga Dogecoin hari ini?

Pada 2 Februari 2026, harga Dogecoin tercatat mengalami penurunan 1,92% dalam waktu 24 jam, diperdagangkan pada harga $0.1029 atau setara dengan Rp1.735. Dalam periode 24 jam terakhir, harga DOGE bergerak dalam kisaran Rp1.796 hingga ke Rp1.681.
Saat penulisan, market cap Dogecoin berada di sekitar Rp284,06 triliun, dengan volume perdagangan di sekitar Rp29,29 triliun dalam waktu 24 jam.
Baca juga: Harga Ethereum Tersungkur ke $2.100 Hari Ini (2/2): Akankah ETH Bangkit atau Lanjut Ambruk?
Data on-chain menunjukkan bahwa para pemegang Dogecoin bergerak cepat saat tanda-tanda pelemahan harga mulai muncul. Perubahan posisi bersih di bursa menunjukkan adanya peningkatan akumulasi selama aksi jual berlangsung.
Tekanan beli mulai mendominasi tekanan jual ketika harga DOGE turun di bawah rata-rata terbaru. Pola ini mengindikasikan bahwa investor melihat penurunan harga sebagai peluang, bukan sebagai sinyal bahaya.
Akumulasi semacam ini sering mencerminkan keyakinan dari pelaku pasar yang memiliki wawasan lebih. Alih-alih menjual aset mereka, para pemegang justru menambah kepemilikan di harga yang lebih rendah.
Respon ini membantu meredam tekanan penurunan dan menstabilkan harga. Pola ini sejalan dengan koreksi harga DOGE sebelumnya yang kemudian diikuti oleh pemulihan.

Indikator makro juga mendukung pandangan akumulasi ini. Rasio Market Value to Realized Value (MVRV) telah memasuki zona peluang. Saat ini, MVRV DOGE berada di kisaran -17% hingga -25%, yang mencerminkan adanya kerugian yang belum terealisasi di seluruh jaringan.
Secara historis, Dogecoin cenderung bangkit kembali saat MVRV berada di zona ini. Ketika kerugian mulai jenuh, tekanan jual mereda karena pemegang enggan merealisasikan kerugian. Pada fase-fase seperti ini, akumulasi biasanya meningkat. Pemulihan harga di masa lalu juga diawali oleh pola serupa setelah tekanan jual mulai berkurang.
Baca juga: Prediksi Harga Dogecoin 2026: Apakah Ini Waktu yang Tepat untuk Investasi?

Pada 1 Februari, Dogecoin sempat diperdagangkan di kisaran $0,105 setelah mengalami penurunan selama empat hari yang menghapus sekitar 16% dari nilainya. Per 1 Februari, DOGE sempat turun ke $0,094 sebagai titik terendah intraday—level terlemah dalam beberapa pekan terakhir.
Aksi beli saat harga turun (dip buying) membantu menahan penurunan lebih lanjut. DOGE dengan cepat berhasil kembali ke atas level $0,100, yang kini berfungsi sebagai area penyangga jangka pendek. Menjaga harga di atas zona ini menjadi kunci bagi potensi pemulihan.

Jika DOGE mampu menembus $0,110, momentum penguatan kemungkinan akan bertambah besar. Terobosan ini bisa mendorong harga menuju $0,117, sekaligus memulihkan sebagian dari kerugian baru-baru ini.
Meski demikian, risiko penurunan masih ada jika momentum kembali melemah. Jika DOGE gagal bertahan di atas $0,100, tekanan jual bisa muncul kembali, membawa harga turun ke $0,094 atau bahkan lebih rendah. Skenario ini akan membatalkan proyeksi positif dan menunda pemulihan hingga minat beli meningkat kembali.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.