Jakarta, Pintu News – Dalam pasar modal, salah satu istilah penting yang perlu dipahami oleh investor, termasuk investor crypto yang mulai merambah tokenized stocks (saham token), adalah free float. Istilah ini sering muncul dalam analisis saham dan memengaruhi cara kita menilai likuiditas serta pergerakan harga sebuah saham di bursa. Artikel ini menjelaskan konsep free float dengan bahasa yang mudah dipahami oleh investor muda maupun pemula.

Free float adalah jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan oleh publik di pasar sekunder. Ini adalah bagian dari total saham perusahaan yang tidak dikendalikan oleh pemegang saham mayoritas, pendiri, atau pihak yang memiliki saham terkunci. Saham dalam free float dapat dibeli dan dijual secara bebas oleh investor di bursa.
Free float tidak termasuk saham yang dimiliki oleh insider seperti manajemen, anggota dewan direksi, atau pemegang saham yang sahamnya dibekukan atau terkunci untuk jangka panjang. Oleh karena itu, angka free float memberi gambaran lebih akurat tentang likuiditas sebenarnya dari sebuah saham di pasar.
Baca Juga: 7 Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026: Target Bullish, Risiko & Proyeksi
Free float menentukan seberapa mudah saham bisa diperdagangkan tanpa memengaruhi harga secara signifikan. Semakin besar free float suatu saham, semakin likuid saham tersebut. Likuiditas tinggi berarti investor dapat masuk atau keluar dari posisi lebih cepat dan harga cenderung stabil.
Sebaliknya, saham dengan free float kecil biasanya kurang likuid, yang berarti pergerakan harga bisa lebih volatile. Dalam kondisi pasar yang bergejolak, saham dengan free float rendah cenderung mengalami perubahan harga yang tajam karena sedikitnya saham yang tersedia untuk perdagangan.

Saham dengan free float besar biasanya memiliki volume perdagangan yang tinggi, sehingga harga lebih stabil. Hal ini karena ada banyak saham yang dipertukarkan sehingga perubahan permintaan atau penawaran tidak langsung memicu perubahan harga besar. Investor jangka panjang sering melihat free float sebagai salah satu indikator stabilitas pasar.
Sebaliknya, saham dengan free float kecil sering mengalami fluktuasi harga yang ekstrem. Karena hanya sedikit saham yang tersedia di pasar, setiap pembelian atau penjualan besar dapat mendorong harga naik atau turun secara signifikan. Ini menjadi perhatian khusus bagi trader aktif dan investor yang sensitif terhadap risiko.
Banyak indeks saham menggunakan free float untuk menentukan bobot sebuah saham dalam indeksnya. Hal ini karena free float mencerminkan likuiditas dan keterwakilan saham tersebut di pasar. Indeks yang menggunakan free float memberikan gambaran yang lebih realistis tentang dinamika pasar berdasarkan saham yang benar-benar diperdagangkan secara aktif.
Karena itu, saham dengan free float besar sering kali memiliki bobot lebih tinggi dalam indeks pasar dibanding saham yang memiliki free float kecil, meskipun total saham yang diterbitkan mungkin lebih besar.

Konsep free float juga menjadi relevan ketika investor berpindah ke instrumen seperti saham tokenized di platform crypto. Saham tokenized adalah representasi digital dari saham perusahaan nyata yang diperdagangkan di bursa tradisional. Di pasar tokenized stocks, likuiditas dan volume perdagangan bisa dipengaruhi oleh free float saham yang mendasarinya.
Investor yang menggunakan platform seperti Pintu xStocks dapat memerhatikan free float untuk memahami bagaimana likuiditas tokenized stocks dapat berbeda dari saham tradisional. Free float yang besar cenderung mencerminkan volume perdagangan yang lebih tinggi dan spread harga yang lebih sempit, meskipun pasar tokenized memiliki dinamika sendiri berdasarkan permintaan di ekosistem crypto dan cryptocurrency.
Free float adalah salah satu indikator penting dalam dunia investasi saham dan juga memiliki relevansi di pasar tokenized stocks. Mengetahui free float membantu investor menilai likuiditas, volatilitas harga, serta potensi stabilitas instrumen investasi. Bagi investor pemula, memahami konsep free float merupakan langkah awal yang fundamental dalam membangun literasi pasar modal, baik di bursa tradisional maupun di platform crypto seperti Pintu xStocks.
Baca Juga: 7 Prediksi Harga Emas Februari 2026: Kenaikan, Skenario & Faktor Risiko!
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.