Harga Bitcoin Naik ke $78.000 Hari Ini (3/2/26): Peter Brandt Soroti Risiko Breakdown BTC

Updated
February 3, 2026

Jakarta, Pintu News – Pasar crypto telah memasuki fase koreksi tajam, yang menyebabkan harga kripto turun dari level tertingginya baru-baru ini. Seperti yang telah diprediksi, harga Bitcoin (BTC) turun hingga mencapai $75.000 pada awal Februari, seiring meningkatnya aksi jual dan likuidasi.

Awalnya, penurunan ini tampak seperti koreksi biasa, namun kemudian berkembang menjadi aksi jual besar-besaran. Hal ini mencerminkan pelemahan harga, memudarnya momentum, dan meningkatnya volatilitas di seluruh pasar.

Sentimen investor kini menjadi lebih berhati-hati karena level-level teknikal penting mulai tertekan, memaksa para trader untuk meninjau ulang ekspektasi jangka pendek mereka. Dengan Bitcoin berperan sebagai penentu arah pasar, penurunannya telah memperkuat tekanan turun di seluruh ekosistem kripto, menciptakan periode krusial yang akan datang.

Harga Bitcoin Naik 1,85% dalam Waktu 24 Jam

Pada 3 Februari 2026, harga Bitcoin tercatat berada di level $78,163 atau setara dengan Rp1.312.571.498, mengalami kenaikan 1,85% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, BTC menyentuh level terendahnya di Rp1.259.297.439 dan harga tertingginya di Rp1.334.157.657.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Bitcoin berada di sekitar Rp26.224 triliun, dengan volume perdagangan dalam 24 jam terakhir yang naik 33% menjadi Rp1.364 triliun.

Baca juga: Emas, Perak, atau Bitcoin: Mana yang akan Memimpin di Akhir Kuartal Pertama Tahun 2026?

Peter Brandt Soroti Risiko Breakdown saat Bitcoin Tembus di Bawah Struktur Kunci

Menurut trader veteran Peter Brandt, grafik harian Bitcoin saat ini menunjukkan adanya breakdown struktur yang tegas, bukan sekadar koreksi biasa. Harga telah menembus ke bawah saluran konsolidasi naik yang sebelumnya menjadi area jeda di tengah tren penurunan yang lebih luas.

Penurunan ini juga disertai dengan penolakan berulang di sekitar rata-rata pergerakan (moving average) yang menurun, memperkuat dominasi tekanan bearish.

Brandt menekankan bahwa kegagalan dalam pemulihan harga dan terbentuknya lower highs (puncak harga yang lebih rendah) mengindikasikan adanya fase distribusi, bukan akumulasi.

Berdasarkan pola pergerakan yang terukur (measured move), grafik mengisyaratkan potensi penurunan lanjutan menuju zona $54.000, dengan dukungan (support) sementara yang terbatas. Kecuali Bitcoin dengan cepat berhasil merebut kembali struktur yang telah ditembus tersebut, kecenderungan teknikal akan tetap condong kuat ke arah penurunan.

Baca juga: XRP Terancam Ambruk di Februari 2026? Data Musiman, Whale, & Level Kunci Ini Jadi Penentunya

Kesimpulannya

Bitcoin masih berada di bawah kendali bearish yang kuat setelah kehilangan zona support $78.000–$80.000. Saat ini, harga diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengahnya.

Berdasarkan grafik yang dibagikan oleh Peter Brandt, konfirmasi breakdown dari struktur konsolidasi naik membuka potensi penurunan ke area $66.500 sebagai support sementara, lalu menuju target bearish utama di sekitar $54.000 berdasarkan pola measured move.

Di sisi atas (upside), harga Bitcoin (BTC) harus mampu menembus kembali area $83.500–$85.000 pada penutupan harian untuk membatalkan skenario bearish ini. Hingga itu terjadi, setiap kenaikan ke kisaran $80.000–$82.000 kemungkinan besar hanya bersifat korektif, dengan bias pasar yang masih cenderung mengarah pada penurunan lanjutan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8