4 Fakta Mengejutkan Bitcoin Tembus Rp1,42 Miliar: Mirip Sinyal Teknis BTC April 2025!

Updated
February 3, 2026

Jakarta, Pintu News – Pargerakan harga cryptocurrency kembali menarik perhatian pasar global setelah Bitcoin (BTC) mendekati level harga penting yang terakhir terlihat pada April 2025. Lonjakan ini memunculkan diskusi baru di kalangan investor, khususnya terkait peluang teknikal dan risiko yang menyertainya di pasar crypto yang semakin matang.

1. Bitcoin Kembali ke Level April 2025

Bitcoin (BTC) sempat menyentuh area harga sekitar USD 85.000 atau setara Rp1.426.980.000 dengan asumsi kurs 1 USD = Rp16.788. Level ini sebelumnya menjadi zona konsolidasi penting yang membentuk struktur harga pada April 2025.

Kembalinya harga ke area tersebut menunjukkan bahwa pasar cryptocurrency masih menghormati level historis sebagai referensi teknikal. Bagi investor pemula, hal ini menegaskan bahwa pergerakan crypto tidak lepas dari pola berulang yang bisa dianalisis secara objektif.

Baca Juga: 5 Fakta Sejarah BTC Februari Sering Bangkit Setelah Januari Merosot!

2. Area Support dan Potensi Rebound Harga

Secara teknikal, area USD 85.000 berfungsi sebagai support jangka menengah bagi Bitcoin (BTC). Support ini menjadi titik di mana tekanan beli dan jual cenderung seimbang, sehingga memicu potensi pantulan harga atau rebound.

Jika support ini bertahan, pasar crypto berpeluang melihat pergerakan naik dalam jangka pendek tanpa harus menciptakan euforia berlebihan. Namun, kegagalan mempertahankan level tersebut juga dapat membuka ruang koreksi lanjutan yang perlu diantisipasi secara rasional.

3. Indikator On-Chain dan Sentimen Pasar

Data on-chain menunjukkan bahwa sebagian pemegang jangka pendek mulai merealisasikan keuntungan di sekitar level ini. Fenomena tersebut umum terjadi ketika harga cryptocurrency mendekati resistance atau area historis yang signifikan.

Di sisi lain, pemegang jangka panjang masih relatif pasif, mengindikasikan kepercayaan terhadap fundamental Bitcoin (BTC) sebagai aset crypto utama. Kombinasi dua perilaku ini menciptakan dinamika pasar yang lebih stabil dibandingkan siklus sebelumnya.

4. Implikasi untuk Investor Pemula dan Muda

Bagi investor muda, pergerakan ini menjadi contoh penting bahwa volatilitas cryptocurrency tidak selalu identik dengan spekulasi ekstrem. Analisis teknikal dan data historis tetap menjadi alat utama dalam memahami arah pasar crypto secara lebih terukur.

Pendekatan netral dan berbasis data membantu investor menghindari keputusan emosional yang sering muncul saat harga Bitcoin (BTC) berada di level tinggi. Dengan demikian, pemahaman struktur pasar menjadi lebih relevan dibandingkan sekadar mengikuti tren jangka pendek.

Baca Juga: Michael Saylor Incar Beli Bitcoin saat BTC Turun ke USD 78,000!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8