Jakarta, Pintu News – Pi Network adalah ekosistem sosial crypto dan pengembang yang berfokus pada aksesibilitas massal dan penggunaan nyata di dunia, didirikan oleh dua PhD dari Stanford, yaitu Dr. Nicolas Kokkalis dan Dr. Chengdiao Fan.
Memasuki tahun 2026, Pi terus beroperasi sebagai blockchain Layer-1 aktif dengan fitur transfer terbuka, likuiditas di bursa, serta ekosistem aplikasi yang terus berkembang. Setelah sempat mencapai harga tertinggi sepanjang masa sebesar $2,98 pada 26 Februari 2025, nilai Pi terus menurun hingga menyentuh titik terendah baru di angka $0,1513 pada 2 Februari 2026, disebabkan oleh lemahnya permintaan pasar.
Dalam prediksi harga Pi Network ini, akan dibahas perkembangan terbaru, level teknikal penting, dan model pasokan Pi yang bersifat eksponensial namun menurun, untuk menentukan apakah periode 2026 akan mendukung pemulihan berkelanjutan atau justru mengalami penurunan lebih lanjut.
Ringkasan (TL;DR):
Baca juga: Bitcoin Turun Tajam: Ancaman Crypto Winter atau Sekadar Perubahan Siklus?
Harga Pi mencoba untuk stabil setelah penurunan tajam akibat aksi jual mendadak yang membawa token ini ke titik terendah sepanjang sejarah. Meskipun sempat ada upaya pemulihan karena investor memanfaatkan kondisi jenuh jual (oversold), momentum pasar tetap lemah.
Namun, volume perdagangan meningkat, menandakan adanya minat baru dalam jangka pendek setelah kepanikan jual.
Pada grafik harian, Pi sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah menyentuh titik terendah barunya di $0,1513. Harga kemudian naik menuju kisaran $0,159–$0,160, menunjukkan adanya aksi beli saat harga jatuh tajam (dip-buying).
Volume perdagangan melonjak hingga $20 juta, mencerminkan meningkatnya partisipasi pasar setelah penurunan yang tajam. Saat itu, Pi diperdagangkan di sekitar $0,1598, mencatatkan kenaikan lebih dari 2% dalam satu hari.
Namun, pergerakan harga masih berada di bawah level support sebelumnya, sehingga struktur pasar secara umum tetap bearish (tren turun).

Pada grafik 4-jam, pergerakan harga Pi menunjukkan pola mendatar (sideways) setelah mengalami penurunan tajam dan pemantulan cepat. Saat ini, harga bertahan di sekitar $0,16.
Baca juga: Prediksi Harga Emas: Benarkah Emas Bisa Tembus Rp134 Juta di 2030 Seperti Kata JPMorgan?

Dalam sesi terakhir, Pi dibuka di sekitar $0,1602, sempat naik ke $0,1608, kemudian turun ke $0,1593, dan terakhir diperdagangkan dekat $0,1603 — menandakan konsolidasi ketat pasca aksi jual besar-besaran.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.