Pasar Crypto Terus Terjun Bebas, Akankah 2026 Jadi Tahun Terburuk?

Updated
February 5, 2026

Jakarta, Pintu News – Pasar crypto mengawali tahun 2026 dengan penurunan tajam yang menghapus miliaran nilai dari berbagai aset digital utama. Sejak Januari, aksi ambil untung secara luas dan tekanan makroekonomi telah mendorong harga Bitcoin (BTC)dan altcoin turun, memicu ketakutan ekstrem di kalangan para trader.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di angka $70.553, turun 24% dalam sebulan terakhir.

Metrik Pasar Crypto Tunjukkan Awal Buruk di Tahun 2026

Pasar kripto memulai tahun 2026 dengan total kapitalisasi sekitar $2,95 triliun, namun kini telah merosot menjadi sekitar $2,54 triliun. Penurunan ini mencerminkan penghapusan nilai sebesar kurang lebih $410 miliar sejak awal tahun, seiring sentimen “risk-off” menyebar di berbagai pasar.

Baca juga: CIO Bitwise Klaim Crypto Winter Telah Dimulai Sejak 2025: Pertanyaannya, Kapan akan Berakhir?

Indeks Ketakutan dan Keserakahan Kripto (Crypto Fear and Greed Index) turun ke level ketakutan ekstrem di angka 14 — mendekati titik terendah tahun 2025 di angka 10. Penurunan tajam ini terjadi bersamaan dengan Bitcoin yang menembus zona support penting, menyebabkan sentimen pasar secara umum ikut memburuk.

Penurunan Bitcoin juga telah menghapus keuntungan yang diperoleh setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilu. Aset ini sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di $126.080 pada Oktober 2025, namun kini sudah turun sekitar 40% dari puncaknya.

Menurut laporan Glassnode, 44% dari suplai Bitcoin saat ini berada dalam posisi merugi (underwater). Pada saat yang sama, jumlah suplai yang masih menghasilkan keuntungan anjlok dari 78% menjadi hanya 56%, menunjukkan bahwa banyak pembeli di harga puncak kini mengalami kerugian.

Tekanan jual makin meningkat ketika harga Bitcoin jatuh di bawah $76.000 — yang merupakan harga rata-rata pembelian Bitcoin oleh perusahaan Strategy. Penurunan ini juga menyebabkan harga saham MSTR ikut melemah dalam beberapa hari terakhir.

Secara keseluruhan, kondisi ini memicu likuidasi sekitar $2,56 miliar dalam beberapa hari terakhir, memperparah tekanan penurunan harga.

Kejutan Laporan Pajak Menambah Tekanan

Selain pergerakan harga, perkembangan regulasi dan kepatuhan juga semakin menambah beban bagi para trader kripto. Analis Lark Davis memperingatkan bahwa IRS (otoritas pajak AS) akan meningkatkan pengawasan pada tahun 2026 melalui persyaratan pelaporan baru.

Menurut Davis, bursa-bursa kripto di AS seperti Coinbase, Kraken, dan lainnya akan melaporkan penjualan aset digital langsung ke IRS menggunakan formulir baru bernama 1099-DA. Artinya, data perdagangan pengguna akan langsung dikirimkan ke otoritas pajak.

Ia juga menekankan bahwa para trader tetap harus menghitung dan membuktikan harga dasar (cost basis) untuk setiap transaksi mereka. Davis menambahkan bahwa penukaran antar kripto (crypto-to-crypto swaps) juga dianggap sebagai peristiwa kena pajak — sebuah fakta yang masih sering disalahpahami oleh banyak trader.

Sementara itu, QCP Broadcast melaporkan bahwa posisi Bitcoin telah mengalami pengurangan risiko selama penurunan ini, dengan open interest (jumlah kontrak terbuka) menyusut dan pendanaan (funding rate) berubah menjadi negatif.

Baca juga: Donald Trump Sahkan Anggaran $1,2 Triliun, Penutupan Pemerintah AS Resmi Berakhir!

Pandangan CIO Bitwise Soal “Crypto Winter”

Matt Hougan, CIO dari Bitwise, menyatakan bahwa pasar kripto telah berada dalam kondisi “musim dingin penuh” sejak Januari 2025. Ia menyoroti penurunan harga Bitcoin sebesar 39% dari puncaknya pada Oktober, serta penurunan Ethereum yang lebih dalam, yakni 53%.

Hougan menjelaskan bahwa pembelian dari institusi melalui ETF dan cadangan aset digital (digital asset treasury) sempat menyamarkan kerusakan yang lebih luas di pasar. Menurutnya, ETF dan pembeli institusional telah membeli lebih dari 744.000 Bitcoin senilai sekitar $75 miliar selama periode tersebut.

Ia juga menyoroti adanya kesenjangan kinerja tajam antara aset yang memiliki permintaan institusional dan yang tidak. Selama tahun 2025, harga Bitcoin, Ethereum (ETH), dan XRP (XRP) turun sekitar 10% hingga 20%, sedangkan token yang tidak didukung institusi anjlok lebih dari 60%.

Namun, Hougan mencatat bahwa “musim dingin kripto” biasanya berlangsung sekitar 13 bulan dari puncak hingga titik terendah. Berdasarkan timeline yang dimulai Januari 2025, ia menyebutkan bahwa pasar mungkin sudah mendekati akhir dari durasi historis tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa di fase akhir penurunan, pasar sering kali mengabaikan kabar regulasi dan adopsi, dan umumnya, musim dingin kripto berakhir karena kelelahan pasar, bukan karena euforia.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8