Trump Akhiri Shutdown, Pasar Crypto Mulai Bangkit atau Justru Anjlok?

Updated
February 6, 2026

Jakarta, Pintu News – Pasar crypto menunjukkan tanda-tanda stabilisasi pada awal Februari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani undang-undang pendanaan yang mengakhiri partial government shutdown.

Keputusan ini meredakan ketidakpastian politik yang sebelumnya menekan aset berisiko, termasuk cryptocurrency. Bitcoin (BTC) dan altcoin utama mulai pulih dari tekanan jual tajam yang terjadi sepanjang akhir pekan. Meski demikian, pelaku pasar masih bersikap hati-hati karena pemulihan ini dinilai lebih sebagai reli teknikal ketimbang pembalikan tren yang solid.

Bitcoin Rebound Usai Tekanan Politik Mereda

Setelah pengesahan undang-undang pendanaan, Bitcoin (BTC) kembali bergerak ke area US$76.000 atau sekitar Rp1,27 miliar pada perdagangan sesi Asia. Pemulihan ini terjadi setelah BTC sempat anjlok ke kisaran US$73.100 atau sekitar Rp1,23 miliar pada 3 Februari, level terlemah sejak sebelum pemilu AS 2024. Tekanan jual tersebut dipicu kombinasi likuiditas tipis akhir pekan, forced liquidation, dan meningkatnya aversi risiko. Dengan meredanya ketidakpastian politik, sebagian pelaku pasar mulai kembali melakukan pembelian selektif.

Kapitalisasi pasar cryptocurrency secara keseluruhan juga menunjukkan tanda stabil di sekitar US$2,7 triliun atau setara Rp45.268 triliun. Meski masih jauh di bawah puncak sebelumnya, stabilisasi ini menandakan tekanan jual besar mulai mereda. Aktivitas perdagangan meningkat seiring pemulihan harga, mengindikasikan trader jangka pendek mulai memanfaatkan volatilitas. Namun, pasar masih rentan karena kepercayaan investor belum sepenuhnya pulih.

Baca juga: XRP Bakal Lebih Sibuk? Flare Buka Jalur DeFi Baru Lewat Modular Lending

Altcoin Ikut Bernapas, Tapi Luka Masih Dalam

Pemulihan tidak hanya terjadi pada Bitcoin (BTC), tetapi juga pada Ethereum (ETH) dan altcoin besar lainnya. Ethereum sempat turun mendekati US$2.200 atau sekitar Rp36,9 juta sebelum kembali menguat secara moderat. Aset seperti Ripple (XRP), Solana, hingga Dogecoin juga mencatat rebound terbatas setelah tekanan jual besar di awal pekan. Pergerakan ini mencerminkan respons pasar terhadap meredanya risiko politik jangka pendek.

Meski demikian, harga mayoritas cryptocurrency masih berada jauh di bawah level tertinggi sebelumnya. Struktur teknikal banyak aset masih menunjukkan kerusakan akibat sell-off cepat dan dalam. Volatilitas tinggi dengan pergerakan naik-turun tajam menandakan pasar belum menemukan arah yang jelas. Dalam kondisi ini, reli cenderung bersifat rapuh dan mudah berbalik jika sentimen kembali memburuk.

Baca juga: MetaMask Buka Saham AS di Web3, Harga Ondo (ONDO) Siap Balik Arah?

Shutdown Tekan Sentimen, Crypto Ikut Terimbas

Partial government shutdown dimulai pada 31 Januari setelah anggota parlemen AS gagal mencapai kesepakatan pendanaan, terutama terkait anggaran Department of Homeland Security (DHS) dan kebijakan imigrasi. Penutupan sebagian pemerintahan berdampak pada beberapa lembaga federal dan menunda rilis data ekonomi penting. Ketidakpastian ini meningkatkan kehati-hatian investor terhadap aset berisiko. Cryptocurrency, yang sering bergerak searah dengan saham pertumbuhan, ikut tertekan dalam periode tersebut.

Trump akhirnya menandatangani paket belanja pada 3 Februari yang memperpanjang pendanaan pemerintah hingga September 2026. Namun, pendanaan untuk DHS hanya diperpanjang hingga 13 Februari, sehingga risiko politik belum sepenuhnya hilang. RUU tersebut lolos dengan margin tipis di DPR setelah terjadi perpecahan internal di Partai Republik. Artinya, potensi ketegangan politik lanjutan masih membayangi pasar.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Share

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8