Jakarta, Pintu News – Ethereum (ETH) sempat melanjutkan penurunannya, seperti yang terlihat pada grafik mingguan yang menyoroti area support lebih rendah dan level resistance Fibonacci baru di atasnya. Sementara itu, grafik empat jam menunjukkan bahwa upaya rebound tertahan di zona resistance yang baru direbut kembali, sehingga tren turun jangka pendek masih bertahan.

Pada 9 Februari 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $2,090 atau setara dengan Rp35.472.686, mengalami kenaikan tipis 0,52% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp34.840.799 dan level tertingginya di Rp36.204.281.
Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp4.231 triliun, dengan volume perdagangan harian yang turun 46% menjadi Rp345,57 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.
Baca juga: Harga Bitcoin Naik ke $70.000 Hari Ini (9/2/26): Relative Unrealized Loss BTC ke Level Tertinggi!
Ethereum mencatat penurunan tajam pada grafik mingguan yang dibagikan Crypto Rover. Candlestick mingguannya ditutup di kisaran $2.021 setelah sebelumnya bergerak antara kurang lebih $2.391 dan $1.739.
Cuplikan tersebut menunjukkan penurunan mingguan sekitar 10,8% dan memperlihatkan harga mulai masuk ke area support berwarna cokelat tepat di bawah zona $2.000.
Pada sisi atas, grafik itu juga memetakan level-level Fibonacci di atas harga saat ini. Level 0,65 ditandai di sekitar $2.633 dan level 0,618 di dekat $2.748 sebagai area resistance, sementara level 0,382 berada lebih tinggi di sekitar $3.591. Lebih ke atas lagi, ditampilkan garis referensi di sekitar $4.956 dan satu level lain di sekitar $5.557.
Di bawah harga sekarang, grafik menyoroti support yang lebih dalam di sekitar $1.383 dan zona permintaan (demand) berwarna cokelat yang melebar di kisaran rendah $1.000-an. Dalam postingannya di X, Crypto Rover menyebut ETH “belum berada di zona beli yang paling ideal” dan menekankan bahwa kesabaran penting sambil harga perlahan bergerak mendekati area bawah yang telah ditandai.
Baca juga: 3 Altcoin yang Berisiko Mengalami Likuidasi Besar di Minggu Ini
Grafik empat jam Ethereum menunjukkan tekanan jual yang berlanjut setelah penurunan tajam, dengan harga gagal kembali menembus area support sebelumnya yang kini berubah fungsi menjadi resistance.
Cuplikan dari TradingView menandai beberapa kali penolakan di zona kotak di kisaran $2.100-an bawah, sementara garis tren menurun terus membatasi setiap upaya rebound sehingga struktur jangka pendek tetap condong turun.
Pada saat yang sama, moving average jangka pendek mulai berbalik arah dan bergerak di atas harga, menegaskan adanya tekanan jual dari sisi atas. Bollinger Bands sempat menyempit ketika pasar jeda sesaat, lalu kembali melebar saat aksi jual berlanjut, mencerminkan peningkatan volatilitas di tengah penurunan.
Volume perdagangan meningkat tajam saat aksi jual terbesar terjadi, lalu menurun ketika harga mencoba memantul. Pola ini membuat kelanjutan kenaikan tertahan di dekat area resistance. Alhasil, grafik menyoroti area kotak dan garis tren menurun sebagai dua hambatan teknikal utama yang saat ini paling membentuk arah pergerakan jangka pendek.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.