Jakarta, Pintu News – Pasangan XAU/USD (emas terhadap USD) menjadi fokus utama pasar komoditas pada perdagangan 10 Februari 2026, dengan volatilitas tinggi dipengaruhi data makro AS dan pergerakan dolar. Analisis teknikal terbaru menunjukkan bahwa dinamika harga XAU/USD masih bergantung pada reaksi pasar terhadap sentimen global dan tekanan fundamental pada dolar. Prediksi harian ini menyajikan gambaran teknikal dan prospek pergerakan harga yang relevan bagi trader maupun investor komoditas.

Pergerakan harga emas (XAU/USD) pada periode ini diperkirakan masih berada dalam rentang konsolidasi setelah rebound dari level support signifikan. Menurut forecast harian terbaru, harga emas saat ini diperdagangkan di kisaran sekitar US$5 029 per ons, dan pergerakan lebih lanjut dapat terjadi dalam range antara US$4 937–US$5 153. Rentang ini mencerminkan tekanan beli dan jual yang saling menahan arah pergerakan dalam jangka pendek.
Teknikal lain menunjukkan bahwa pada grafik harian, emas berada di wilayah yang masih menunjukkan fase pemulihan harga, tetapi breakout signifikan di atas level resistance bisa menjadi katalis bull. Sebaliknya, jika harga tembus ke bawah zona support yang disebut akan membuka peluang bearish lebih tajam. Pola ini sesuai dengan karakter konsolidasi pasar dalam fase menunggu rilis data ekonomi penting.
Baca Juga: 7 Dampak Kemenangan Politik Jepang Terhadap Harga BTC & Emas

Pada grafik teknikal, level resistance utama yang perlu diperhatikan berada di atas zona US$5 080–US$5 100, yang sebelumnya menahan laju kenaikan harga XAU/USD. Jika harga mampu menembus level ini dengan volume kuat, maka bias bullish jangka pendek bisa menguat dan membuka ruang menuju level resistance berikutnya.
Di sisi lain, support signifikan berada di wilayah sekitar US$4 900–US$4 940. Jika XAU/USD gagal mempertahankan level ini, kemungkinan harga akan bergerak turun lebih lanjut. Breakdown di bawah support ini bisa memicu tekanan jual tambahan, terutama jika dolar AS kembali menguat.
Berdasarkan pengamatan indikator grafik jangka pendek, momentum bullish tetap terjaga selama harga emas bertahan di atas moving average penting seperti MA 10 atau MA 20 pada grafik harian. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen pembeli masih aktif dan mampu mendorong harga untuk menguji resistance utama. Namun, hingga breakout konfirmasi terjadi, XAU/USD cenderung bergerak dalam pola sideways (konsolidasi).
Level RSI atau indikator momentum lainnya pada grafik harian juga mengindikasikan bahwa emas belum mencapai kondisi overbought yang ekstrem. Ini membuka peluang kenaikan tambahan jika aliran modal risiko meningkat dan dolar melemah. Mengamati konfirmasi sinyal ini membantu trader dalam menentukan entry dan exit yang lebih terukur.
Selain teknikal, harga XAU/USD hari ini dipengaruhi oleh rilis data ekonomi penting seperti indeks inflasi dan pernyataan pejabat Federal Reserve AS. Data ekonomi yang lebih kuat dari ekspektasi cenderung menguatkan dolar AS dan menekan harga emas, sedangkan data yang lemah memberikan dorongan bagi XAU/USD untuk naik. Sentimen geopolitik juga tetap menjadi faktor yang dapat meningkatkan permintaan safe-haven seperti emas.
Reaksi pasar terhadap data fundamental sering membawa volatilitas tinggi pada pasangan XAU/USD. Trader disarankan memantau rilis data makro ini secara real-time untuk menyesuaikan strategi trading harian, terutama apabila terjadi pergerakan tajam yang belum diprediksi oleh indikator teknikal.
Secara prospek harian, XAU/USD diperkirakan akan bergerak dalam kisaran US$4 950–US$5 150 dengan bias sideways to bullish jika harga bertahan di atas support penting. Breakout di atas resistance US$5 100 bisa menjadi sinyal lanjut menuju ujian level tertinggi minggu ini, sedangkan break di bawah support utama membuka peluang koreksi lanjutan.
Trader harian dan investor komoditas disarankan untuk memperhatikan konfirmasi breakout serta rilis data ekonomi yang dapat menjadi katalis volatilitas harga emas. Manajemen risiko tetap penting karena XAU/USD masih menunjukkan fluktuasi yang cukup lebar di tengah sentimen pasar yang dinamis.
Baca Juga: 5 Fakta Robert Kiyosaki Siap Beli Bitcoin Jika Jatuh ke Level Rp101 Juta
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.