Jakarta, Pintu News – Dogecoin (DOGE) masih kesulitan mendapatkan momentum karena pergerakan harga jangka pendek menunjukkan tekanan jual yang terus berlanjut.
Pada grafik 4 jam (10/2), DOGE bergerak dalam struktur bearish yang cukup jelas, ditandai dengan rangkaian lower high dan lower low yang konsisten. Pola ini menegaskan bahwa penjual masih menguasai arah pergerakan pasar.
Akibatnya, setiap upaya rebound justru memancing tekanan jual baru alih-alih diikuti oleh minat beli yang kuat. Saat ini, pelaku pasar memantau area teknikal kunci untuk mencari sinyal awal apakah harga berpotensi mulai stabil atau justru melanjutkan penurunan lebih jauh.

Pada 11 Februari 2026, harga Dogecoin tercatat mengalami penurunan 2,61% dalam waktu 24 jam, diperdagangkan pada harga $0.09341 atau setara dengan Rp1.568. Dalam periode 24 jam terakhir, harga DOGE bergerak dalam kisaran Rp1.613 hingga ke Rp1.545.
Saat penulisan, market cap Dogecoin berada di sekitar Rp263,09 triliun, dengan volume perdagangan di sekitar Rp13,84 triliun dalam waktu 24 jam.
Baca juga: Prediksi Harga Meme Coin Dogecoin: Whale Crypto Borong 250 Juta Token DOGE!
DOGE saat ini diperdagangkan di bawah seluruh exponential moving average (EMA) utama, yang semakin menegaskan tren penurunan yang sedang berlangsung. Selain itu, susunan EMA juga berada dalam formasi bearish, mengonfirmasi momentum turun yang masih kuat.
EMA 200-periode di area $0,125–$0,126 terus menjadi batas atas pergerakan harga, sehingga zona ini berperan sebagai level krusial yang harus ditembus untuk membuka peluang perubahan tren.

Rebound jangka pendek sejauh ini tidak cukup kuat dan gagal menembus puncak harga sebelumnya. Karena itu, kenaikan yang terjadi lebih mencerminkan koreksi teknikal ketimbang fase akumulasi baru.
Penjual masih aktif mempertahankan area resistance, sehingga setiap percobaan kenaikan tetap tertahan. Penolakan harga di sekitar bekas area support juga menandakan melemahnya keyakinan bullish pada time frame yang lebih pendek.
Resistance terdekat berada di kisaran $0,118–$0,120, yang sebelumnya berfungsi sebagai area breakdown. Selama harga bergerak di bawah zona ini, dominasi penjual cenderung bertahan. Pemulihan yang lebih luas baru berpotensi terjadi jika DOGE mampu menembus secara meyakinkan area EMA di sekitar $0,125. Tanpa penguasaan kembali level tersebut, momentum kenaikan masih rapuh.
Di sisi bawah, DOGE mendapatkan support jangka pendek di sekitar $0,112–$0,110, di mana pembeli berupaya menahan laju penurunan. Namun, jika level ini jebol, tekanan jual berisiko mendorong harga turun menuju $0,105.
Lebih jauh lagi, area $0,100–$0,098 menjadi support psikologis sekaligus struktural jika tekanan jual semakin menguat.

Data derivatif menambah satu sinyal kekhawatiran lagi. Open interest Dogecoin sebelumnya sempat melonjak saat terjadi reli kuat, mencerminkan tingginya penggunaan leverage dan aktivitas spekulatif. Namun, setiap kali open interest melebar, pergerakan tersebut selalu diikuti kontraksi tajam akibat gelombang likuidasi.
Saat ini, nilai open interest terbaru berada di kisaran $1 miliar. Dengan demikian, penggunaan leverage tampak lebih terkendali dan tingkat keyakinan pelaku pasar masih lemah. Secara historis, fase penyusutan seperti ini sering mendahului peningkatan volatilitas, meski arah pergerakannya nanti sangat bergantung pada masuknya kembali partisipasi baru.
Baca juga: Harga Bitcoin Melayang di $69.000 Hari Ini (11/2/26): BTC Diprediksi Capai $150K di 2026?

Data arus spot (spot flow) juga mendukung pandangan hati-hati. Mayoritas sesi masih didominasi net outflow, yang menandakan tekanan distribusi terus berlanjut. Selain itu, lonjakan outflow yang tajam kerap bertepatan dengan penurunan harga, bukan fase akumulasi.
Sementara itu, lonjakan inflow yang sesaat tidak cukup kuat mengubah tren besarnya. Oleh karena itu, sentimen pasar tetap cenderung defensif seiring berjalannya bulan Februari.
Pergerakan harga Dogecoin masih tertata ketat dengan diperdagangkan dalam rentang bearish jangka pendek yang cukup jelas. Pada grafik 4 jam (10/2), DOGE terus membentuk lower high, sehingga tekanan turun tetap terjaga.
Level kenaikan (upside) juga sudah cukup tegas, dengan area $0,118–$0,120 menjadi zona resistance awal. Jika dorongan naik menguat, target berikutnya berada di kisaran $0,125–$0,126, di mana EMA 200-periode membatasi kenaikan harga dan berfungsi sebagai level kunci yang harus direbut kembali oleh kubu bullish. Jika terjadi breakout yang terkonfirmasi di atas EMA ini, ruang kenaikan berpotensi melebar menuju $0,135 dan $0,140.
Di sisi bawah, area $0,112–$0,110 masih menjadi support terdekat yang sedang diupayakan pembeli untuk menjaga kestabilan harga. Jika zona ini ditembus bersih, risiko penurunan mengarah ke $0,105 akan meningkat, kemudian disusul area psikologis $0,100–$0,098.
Secara keseluruhan, struktur teknikal saat ini menunjukkan DOGE masih berkonsolidasi dalam pola bearish, bukan membentuk fondasi pembalikan tren.
Prospek jangka pendek Dogecoin sangat bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan support $0,110 cukup lama hingga ada peluang menguji resistance di atasnya.
Selama harga masih tertahan di bawah $0,125, reli yang terjadi cenderung bersifat korektif. Meski begitu, penyempitan rentang pergerakan antara support dan resistance mengisyaratkan potensi peningkatan volatilitas ke depan.
Jika momentum bullish menguat disertai perbaikan arus masuk (inflow), DOGE bisa mencoba pulih menuju area $0,135. Namun, kegagalan mempertahankan level $0,110 membuka risiko penurunan lanjutan ke sekitar $0,100.
Untuk saat ini, DOGE berada di zona persimpangan penting, di mana konfirmasi dari pergerakan harga dan data aliran dana akan menentukan arah berikutnya.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.