4 Sinyal XRP Melemah ke Rp22.000, Investor Wajib Pasang Kuda-Kuda?

Updated
February 20, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Tren penurunan harga Ripple (XRP) nampaknya masih berlanjut dan semakin mendalam setelah gagal mempertahankan level pertahanan kuncinya. Aset kripto ini kini sedang berjuang di zona merah, mengikuti jejak Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) yang juga mengalami tekanan serupa di pasar global. Meskipun ada upaya konsolidasi, minimnya tanda-tanda pemulihan yang signifikan membuat para pemegang aset ini harus ekstra waspada terhadap potensi koreksi yang lebih tajam dalam beberapa waktu ke depan.

XRP Gagal Bertahan di Area Rp24.000

Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa Ripple (XRP) telah kehilangan momentum setelah tergelincir di bawah zona $1,450 atau sekitar Rp24.486. Penurunan ini semakin diperparah dengan harga yang terus meluncur hingga menembus titik terendah lokal di angka $1,410 atau setara Rp23.810. Saat ini, mata uang kripto tersebut diperdagangkan di bawah garis rata-rata pergerakan 100 jam, yang secara teknis mengonfirmasi bahwa kendali pasar masih berada di tangan para penjual (bears).

Jika terjadi upaya pemulihan dalam waktu dekat, Ripple (XRP) akan langsung berhadapan dengan tembok resistensi pertama di level $1,450 atau Rp24.486. Hambatan yang lebih besar berada di area $1,480 atau sekitar Rp24.992, di mana terdapat saluran tren menurun yang cukup kuat pada grafik per jam. Para analis memperingatkan bahwa tanpa adanya volume beli yang masif untuk menembus level tersebut, pergerakan harga cenderung akan tetap tertekan dan sulit untuk memulai reli menuju angka psikologis berikutnya.

Baca Juga: Warren Desak Fed dan Treasury Tolak Bailout Miliarder Crypto, Takut Untungkan Trump?

Ancaman Koreksi Menuju Level Rp22.800

Apabila Ripple (XRP) gagal melewati zona hambatan $1,480, maka peluang terjadinya penurunan baru menuju level dukungan bawah sangatlah besar. Dukungan awal terpantau berada di kisaran $1,416 atau Rp23.911, disusul oleh level dukungan utama di $1,410 atau Rp23.810. Penutupan harga di bawah angka tersebut bisa menjadi sinyal bahaya yang memicu aksi jual lebih lanjut oleh para investor yang panik terhadap arah pasar cryptocurrency.

Skenario terburuk yang perlu diantisipasi adalah jika harga menembus level $1,40 atau setara Rp23.641, yang dapat menyeret nilai aset digital ini menuju zona $1,385 atau Rp23.388. Dalam jangka menengah, tekanan ini bahkan berisiko membawa harga jatuh ke area $1,350 atau sekitar Rp22.800 jika sentimen negatif di pasar kripto tidak segera mereda. Indikator teknikal seperti MACD pun saat ini terlihat mulai mendapatkan kecepatan di zona bearish, sementara RSI masih berada di bawah angka 50.

Strategi Menghadapi Volatilitas Cryptocurrency

Bagi kamu yang baru memulai investasi, memahami level resistensi seperti $1,525 atau Rp25.752 menjadi sangat penting sebagai acuan potensi pembalikan tren. Kenaikan harga yang lebih stabil baru bisa terjadi jika Ripple (XRP) mampu menembus hambatan di $1,550 atau Rp26.174 dan menuju target jangka panjang di kisaran $1,60 atau Rp27.019. Namun, di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, manajemen risiko dengan menetapkan batasan kerugian tetap menjadi strategi yang paling bijaksana bagi setiap investor.

Selain memantau grafik harga, investor juga disarankan untuk tetap memperhatikan perkembangan infrastruktur global yang berkaitan dengan kegunaan nyata dari koin ini. Meskipun harga sedang tertekan, beberapa analis tetap optimis terhadap nilai jangka panjang Ripple (XRP) karena peran strategisnya dalam sistem pembayaran lintas batas. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan, dan pastikan kamu tidak hanya terbawa arus sentimen sesaat yang ada di komunitas crypto.

Baca Juga: Menilik Kejayaan Tron (TRX) di 2026: Raja Transaksi dan Infrastruktur Pembayaran Digital

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga BitcoinUSDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8