Jakarta, Pintu News – Aset kripto Ethereum ETH” target=”_blank”>Ethereum (ETH) saat ini tengah berada dalam fase krusial setelah gagal mempertahankan posisinya di atas level psikologis utama. Upaya pemulihan yang dilakukan oleh para pembeli terlihat masih terhambat oleh dinding resistensi yang cukup tebal, memicu kekhawatiran akan terjadinya koreksi lanjutan di pasar crypto. Meskipun sempat menyentuh titik terendah lokal, aset digital ini sekarang sedang berkonsolidasi untuk mencari pijakan yang lebih kokoh sebelum menentukan arah pergerakan besar berikutnya.
Pasar cryptocurrency pekan ini menyaksikan Ethereum (ETH) tergelincir dari area puncaknya dan sempat memasuki zona bearish setelah gagal menetap di atas angka $2.000 atau sekitar Rp33.774.000. Tekanan jual yang meningkat sempat membawa harga merosot hingga menyentuh level dukungan di kisaran $1.922 atau setara Rp32.456.814. Munculnya minat beli di area tersebut berhasil memicu gelombang pemulihan singkat yang membawa harga kembali merangkak naik melewati ambang $1.960.
Saat ini, Ethereum (ETH) terpantau sedang diperdagangkan di bawah $1.980 dan masih berada di bawah garis rata-rata pergerakan 100 jam. Para analis teknikal mencatat adanya pembentukan garis tren bearish yang signifikan dengan hambatan utama tepat di level $2.000. Keberhasilan menembus area ini sangat bergantung pada volume beli yang masuk, mengingat indikator MACD mulai kehilangan momentum di zona bullish sementara RSI masih tertahan di sekitar area netral.
Baca Juga: Warren Desak Fed dan Treasury Tolak Bailout Miliarder Crypto, Takut Untungkan Trump?

Jika para investor mampu mendorong Ethereum (ETH) menembus hambatan $2.000, maka rintangan besar berikutnya yang harus dihadapi berada di level $2.020 atau Rp34.111.740. Penutupan harga yang stabil di atas zona ini diprediksi akan menjadi katalis positif yang mampu membawa Ether terbang menuju target $2.050 hingga $2.120. Dalam skenario yang lebih optimis, lonjakan momentum bisa saja mendorong harga mencapai kisaran $2.150 atau setara dengan Rp36.307.050 dalam jangka pendek.
Namun, kamu perlu tetap waspada karena kegagalan untuk melewati angka psikologis $2.000 dapat memicu gelombang aksi jual baru dari para trader jangka pendek. Jika skenario penurunan terjadi, dukungan awal diprediksi berada di level $1.935 atau Rp32.676.345. Penembusan di bawah dukungan utama $1.925 dapat membuka jalan bagi harga untuk meluncur lebih jauh menuju area $1.880 hingga level krusial di $1.820 atau sekitar Rp30.734.340.
Kondisi Ethereum (ETH) yang sedang terjepit di antara level dukungan dan resistensi ini menuntut ketelitian ekstra dari para investor, terutama bagi pemula di dunia crypto. Diversifikasi aset tetap menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko di tengah fluktuasi harga yang sangat cepat dan dipengaruhi oleh sentimen makro global. Penting bagi kamu untuk selalu memantau pergerakan Bitcoin (BTC) sebagai acuan pasar, karena korelasi antar aset digital biasanya masih sangat kuat dalam fase konsolidasi seperti ini.
Selalu pastikan untuk melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan beli atau jual, dan gunakan dana dingin yang memang dialokasikan untuk investasi jangka panjang. Dengan pembersihan leverage yang sedang terjadi di pasar derivatives, struktur harga Ethereum sebenarnya memiliki peluang untuk membangun fondasi yang lebih sehat. Tetap disiplin dengan rencana investasi kamu dan jangan terjebak dalam kepanikan pasar sesaat yang sering kali menjadi jebakan bagi para investor ritel.
Baca Juga: Menilik Kejayaan Tron (TRX) di 2026: Raja Transaksi dan Infrastruktur Pembayaran Digital
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, USDT to IDR dan harga saham Nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.