Harga Bitcoin Diprediksi Akan Melejit, CEO VanEck Ungkap Sinyal Akhir Siklus 4 Tahun?

Updated
March 4, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Pasar kripto kembali menjadi sorotan setelah CEO VanEck, Jan van Eck, menyatakan bahwa harga Bitcoin (BTC) tengah membentuk titik terendah dan siap bangkit seiring berakhirnya siklus empat tahunan. Pernyataan ini memicu optimisme baru di kalangan investor, terutama di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya adopsi institusional terhadap aset digital.

Dengan harga Bitcoin (BTC) yang terus bergerak naik, banyak pihak mulai mempertanyakan apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk masuk ke pasar kripto. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai analisis VanEck, pengaruh siklus empat tahunan, serta dampak geopolitik terhadap pergerakan harga Bitcoin (BTC).

Siklus Empat Tahunan: Kunci Pergerakan Harga Bitcoin (BTC)

Jan van Eck menegaskan bahwa pergerakan harga Bitcoin (BTC) selama beberapa bulan terakhir lebih banyak dipengaruhi oleh siklus empat tahunan daripada faktor fundamental. Siklus ini dikenal sebagai “halving”, di mana imbalan bagi para penambang Bitcoin (BTC) dipotong setengah setiap empat tahun sekali.

Menurut VanEck, mekanisme ini menciptakan kelangkaan pasokan yang secara historis mendorong harga naik setelah periode konsolidasi. Dengan suplai Bitcoin (BTC) yang terbatas hanya 21 juta koin, tekanan permintaan semakin terasa setiap kali halving terjadi.

Perdebatan mengenai relevansi siklus empat tahunan semakin memanas seiring dengan meningkatnya adopsi institusional dan kematangan pasar kripto. Beberapa analis berpendapat bahwa faktor eksternal seperti permintaan dari exchange-traded fund (ETF), pelemahan nilai dolar Amerika Serikat, serta regulasi yang semakin positif turut memengaruhi harga.

Baca juga: Rencana Elon Musk Ini Bisa Dorong Harga DOGE Tembus $1?

Faktor Geopolitik dan Lonjakan Harga Bitcoin (BTC)

Kenaikan harga Bitcoin (BTC) baru-baru ini juga tidak lepas dari pengaruh ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran, situasi semakin memanas dengan aksi balasan dari Iran terhadap Israel.

Kondisi ini mendorong investor mencari aset lindung nilai di luar sistem perbankan tradisional, dan Bitcoin (BTC) menjadi salah satu pilihan utama. Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin (BTC) tercatat naik 2,6% dan diperdagangkan di kisaran $68.400, sementara dalam tujuh hari terakhir melonjak 7,6% menurut data CoinGecko.

VanEck menilai bahwa lonjakan harga ini juga didorong oleh kebutuhan untuk memindahkan dana secara cepat dan aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Wilayah seperti Uni Emirat Arab dan Dubai dikenal sangat ramah terhadap aset kripto, sehingga menjadi pusat aktivitas keuangan digital di masa krisis.

Selain itu, infrastruktur pembayaran berbasis kripto semakin diminati sebagai solusi alternatif di tengah keterbatasan akses perbankan konvensional. Hal ini memperkuat posisi Bitcoin (BTC) sebagai aset yang tahan terhadap guncangan geopolitik dan ekonomi global.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoinusdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8