Jakarta, Pintu News – Pasar mengalami lonjakan volatilitas saat pembukaan perdagangan awal pekan, seiring investor menilai perkembangan terbaru terkait krisis di Timur Tengah. Pada Senin, 9 Maret 2026, kalender ekonomi tidak akan menyajikan rilis data berdampak tinggi, sehingga sentimen risiko dan berita utama geopolitik diperkirakan tetap menjadi pendorong utama pergerakan pasar.
Selama akhir pekan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga atas serangan yang diluncurkan setelah serangan AS–Israel. Ia juga menyatakan Teheran tidak akan melakukan serangan “kecuali mereka menyerang lebih dulu.”
Baca juga: Prediksi Harga Emas Menjelang Rapat FOMC 18 Maret 2026, Saat yang Tepat untuk Beli Emas?
Sementara itu, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak memutuskan menurunkan produksi minyak dengan alasan ancaman Iran terhadap keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz. Karena kapal tanker enggan melintas, produsen minyak di kawasan mulai kekurangan kapasitas penyimpanan dan memilih menahan laju produksi.

Harga minyak mentah melonjak pada pembukaan perdagangan awal pekan. Minyak West Texas Intermediate (WTI) sempat mencapai level tertinggi sejak Juni 2022, menembus $110 (Rp1.865.270) dengan asumsi $1 (Rp16.957), sementara Brent naik di atas $114 (Rp1.933.098).
Pada sesi Asia, kabar bahwa International Energy Agency (IEA) mempertimbangkan pelepasan cadangan minyak darurat secara terkoordinasi di antara negara anggota G7 untuk menstabilkan pasar mendorong koreksi harga. Saat laporan ini disusun, Brent diperdagangkan di sekitar $105 (Rp1.780.485), naik sekitar 15% pada hari itu, sedangkan WTI menguat 13% di sekitar $100 (Rp1.695.700).
Presiden AS Donald Trump menulis di Truth Social bahwa kenaikan harga minyak jangka pendek merupakan “harga yang sangat kecil” untuk membayar penghancuran ancaman nuklir Iran.
Iran disebut telah menunjuk Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei, sebagai penerus pemimpin tertinggi berikutnya. Fox News melaporkan bahwa Presiden Trump “tidak senang” dengan penunjukan tersebut.
Militer Israel menyatakan pada Senin dini hari bahwa mereka memulai gelombang serangan baru di Iran bagian tengah dan turut menargetkan infrastruktur Hezbollah di Beirut. Iran juga dilaporkan melanjutkan serangan, dengan sejumlah media menyebut adanya pencegatan drone yang menuju fasilitas diplomatik AS di dekat Bandara Internasional Baghdad serta wilayah Al Jawf di utara Arab Saudi. Selain itu, muncul laporan mengenai asap tebal yang terlihat dari arah kilang minyak Bapco di Bahrain.
Baca juga: Harga Cincin Perak Per Gram, 9 Maret 2026
Seiring berkembangnya teknologi blockchain, aset yang sebelumnya lekat dengan pasar komoditas tradisional kini mulai hadir dalam format digital, termasuk aset yang berkaitan dengan sektor energi dan harga minyak.
Salah satu contoh yang relevan dalam konteks ini adalah Chevron (CVXON). Sebagai perusahaan energi global, Chevron memiliki aktivitas bisnis yang mencakup seluruh rantai nilai industri minyak dan gas, mulai dari eksplorasi dan produksi hulu hingga pengilangan, distribusi, pemasaran, transportasi, petrokimia, dan pengembangan energi untuk kebutuhan listrik.
Dalam ekosistem blockchain, eksposur terhadap Chevron kini juga hadir melalui CVXON (Chevron Tokenized Stock), yaitu representasi digital berbentuk token dari saham Chevron Corporation yang diterbitkan oleh Ondo Finance. Melalui aset ini, investor, khususnya di luar Amerika Serikat, dapat memperoleh akses terhadap pergerakan harga saham Chevron.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman serta investasi emas crypto dengan mengunduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.