Harga BTC & XRP Terancam! Pakar: Reli Tak Akan Bertahan Jika Minyak Tak Turun ke $80

Updated
March 26, 2026
Share

Jakarta, Pintu News – Gejolak harga minyak dunia kembali menjadi sorotan utama di tengah ketidakpastian pasar kripto. Seorang analis pasar terkemuka, Sam Daodu, memperingatkan bahwa lonjakan harga Bitcoin (BTC) dan Ripple (XRP) tidak akan bertahan lama jika harga minyak Brent tidak turun ke kisaran $80–$85. Saat ini, harga minyak masih bertengger di atas $94, meski sempat terkoreksi hampir 12% dalam satu hari. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa tekanan inflasi dan kebijakan suku bunga tinggi akan terus membayangi aset berisiko seperti kripto.

Harga Minyak Tinggi Jadi Penghalang Reli Kripto

Sam Daodu menegaskan bahwa harga energi, khususnya minyak, menjadi faktor kunci yang menghubungkan konflik di Timur Tengah dengan pergerakan pasar kripto. Selama harga minyak tetap tinggi, kekhawatiran inflasi dan kebijakan suku bunga ketat dari Federal Reserve (The Fed) akan terus menekan minat investor terhadap aset berisiko. Bitcoin (BTC) saat ini masih bertahan di atas level psikologis $70.000, sementara Ripple (XRP) bergerak stabil di sekitar $1,44.

Namun, kedua aset ini telah terkoreksi sekitar 4% hingga 5% dari level tertingginya pekan lalu akibat tekanan makroekonomi. Koreksi harga tersebut, menurut Daodu, sangat berkaitan dengan lonjakan harga minyak yang sempat menembus $100 akibat eskalasi konflik dan penutupan Selat Hormuz sejak akhir Februari. Selama harga minyak tetap tinggi, tekanan inflasi akan sulit mereda dan The Fed cenderung menahan diri untuk tidak menurunkan suku bunga.

Hal ini membuat modal investor cenderung keluar dari aset berisiko seperti kripto dan beralih ke instrumen yang lebih aman. Daodu juga menyoroti bahwa pasar kripto yang beroperasi 24 jam membuatnya sangat sensitif terhadap sentimen risiko global, sehingga pergerakan harga bisa sangat tajam saat terjadi berita besar di luar jam perdagangan pasar tradisional.

Baca Juga: Harga Emas Anjlok 7,47% Saat Perang AS-Iran Memanas di Akhir Maret 2026!

Pola Teknis Positif Tertahan Faktor Makro

Meskipun tekanan makroekonomi masih kuat, Daodu melihat adanya pola teknis yang cukup konstruktif di pasar kripto. Bitcoin (BTC) tercatat membentuk pola higher lows sejak akhir Februari, menandakan adanya minat beli setiap kali harga mengalami penurunan. Ripple (XRP) juga menunjukkan ketahanan dengan bertahan di zona $1,35–$1,45 meski terjadi eskalasi geopolitik.

Namun, Daodu menegaskan bahwa selama harga minyak belum turun ke kisaran $80–$85, reli kripto cenderung hanya bersifat sementara. Jika harga minyak Brent berhasil turun ke level $80–$85, baik karena adanya kemajuan diplomatik atau potensi gencatan senjata, tekanan inflasi diperkirakan akan mereda. Kondisi ini akan membuka peluang bagi The Fed untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga, sehingga modal investor bisa kembali mengalir ke pasar kripto.

Daodu menilai, ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar akan menjadi katalis utama bagi Bitcoin (BTC) dan Ripple (XRP) untuk mencetak kenaikan yang lebih berkelanjutan. Sebaliknya, jika harga minyak tetap di atas $100, setiap sentimen positif di pasar kripto akan selalu dibayangi oleh kekhawatiran inflasi dan suku bunga tinggi.

Fundamental Positif Kripto Masih Tertahan

Di tengah tekanan makro, Daodu mengingatkan bahwa sejumlah fundamental positif di pasar kripto masih tetap ada. Perkembangan regulasi di Amerika Serikat, seperti langkah SEC yang mulai mengakui Bitcoin (BTC) sebagai komoditas, menjadi angin segar bagi investor. Selain itu, arus masuk dana ke produk exchange-traded fund (ETF) Ripple (XRP) dan kemajuan pembahasan CLARITY Act juga menjadi katalis jangka panjang yang menjanjikan.

Namun, semua katalis tersebut saat ini masih tertahan oleh kondisi makro yang belum kondusif. Daodu menegaskan bahwa potensi reli besar di pasar kripto baru akan terbuka jika harga minyak turun dan tekanan inflasi mereda. Selama faktor makro seperti harga energi dan kebijakan suku bunga masih menjadi hambatan, investor cenderung bersikap hati-hati.

Pasar kripto memang memiliki likuiditas tinggi dan mampu merespons sentimen global dengan cepat, namun volatilitas juga menjadi risiko tersendiri. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap waspada dan memperhatikan perkembangan harga minyak sebagai indikator utama arah pasar kripto ke depan.

Kesimpulan

Situasi pasar kripto saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika harga minyak dan kebijakan moneter global. Meskipun terdapat sejumlah katalis positif, seperti perkembangan regulasi dan minat institusi terhadap Bitcoin (BTC) dan Ripple (XRP), faktor makro masih menjadi penentu utama. Jika harga minyak Brent mampu turun ke kisaran $80–$85, peluang reli berkelanjutan di pasar kripto akan semakin terbuka lebar. Namun, selama harga energi tetap tinggi, investor perlu bersikap hati-hati dan tidak terburu-buru mengambil posisi di aset berisiko.

Baca Juga: XRP Terjun Bebas di Awal 2026: Akankah Kuartal Kedua Ulangi Kejayaan 2017?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.

Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.

Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi

Latest News

See All News ->

© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.

The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.

pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8
pintu-icon-banner

Trade on Pintu

Buy & invest in crypto easily

Pintu feature 1
Pintu feature 2
Pintu feature 3
Pintu feature 4
Pintu feature 5
Pintu feature 6
Pintu feature 7
Pintu feature 8