Jakarta, Pintu News – Pasar crypto kembali menunjukkan tanda pemulihan di awal April 2026, dengan sejumlah aset utama mulai menguat seiring meningkatnya sentimen investor global. Bitcoin (BTC) bergerak stabil di atas $68.000 atau sekitar Rp1,15 miliar, sementara Solana (SOL) mempertahankan posisinya di atas level support penting.
Kenaikan ini didorong oleh arus masuk institusional serta meredanya ketegangan geopolitik global. Kondisi tersebut memicu spekulasi bahwa reli lanjutan dapat membawa harga cryptocurrency ke level yang lebih tinggi dalam waktu dekat.
Pergerakan Bitcoin (BTC) menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pasar crypto secara keseluruhan. Saat ini, BTC tercatat di kisaran $68.539 atau sekitar Rp1,16 miliar, mencatat kenaikan harian lebih dari 3%. Analis memperkirakan bahwa jika tren ini berlanjut, Bitcoin berpotensi naik ke rentang $70.000 hingga $75.000 sebelum menguji level psikologis $80.000 atau sekitar Rp1,36 miliar. Kenaikan ini diyakini akan memperkuat kepercayaan investor terhadap aset cryptocurrency.

Jika Bitcoin berhasil mencapai $80.000, dampaknya terhadap Solana (SOL) bisa signifikan. SOL yang saat ini berada di sekitar $83 atau Rp1,41 juta berpotensi menembus resistance $100 atau sekitar Rp1,69 juta. Namun, skenario ini tetap bergantung pada stabilitas BTC di atas level support kritis. Sebaliknya, jika Bitcoin turun di bawah $66.000, tekanan jual bisa kembali meningkat di seluruh pasar crypto.
Baca juga: Harga Emas Perhiasan Galeri24 Hari Ini, 3 April 2026
Solana (SOL) terus menunjukkan kekuatan fundamental melalui aktivitas jaringan yang tinggi. Dalam tujuh bulan berturut-turut, Solana memimpin volume perdagangan di decentralized exchange (DEX), mengungguli jaringan lain seperti Ethereum (ETH). Data menunjukkan bahwa volume DEX Solana mencapai sekitar $57 miliar atau setara Rp968 triliun pada Maret 2026. Hal ini menegaskan posisi Solana sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem decentralized finance (DeFi).
Konsistensi performa ini mencerminkan meningkatnya adopsi jaringan Solana oleh pengguna dan pengembang. Infrastruktur yang cepat dan biaya transaksi yang rendah menjadi daya tarik utama dibandingkan blockchain lainnya. Selain itu, pertumbuhan ini juga memperkuat persepsi bahwa Solana memiliki prospek jangka panjang yang solid. Dalam konteks cryptocurrency, dominasi aktivitas on-chain sering menjadi indikator awal dari potensi kenaikan harga.
Baca juga: Harga Emas vs. Bitcoin: Ketegangan Geopolitik Timur Tengah Ubah Arah Investasi Global
Selain dominasi di sektor DeFi, Solana juga mencatat lonjakan signifikan dalam transaksi stablecoin. Pada Februari 2026, total volume stablecoin di jaringan Solana mencapai $650 miliar atau sekitar Rp11.049 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan hampir tiga kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya. Aktivitas tinggi ini menjadi sinyal kuat bahwa likuiditas dalam ekosistem Solana terus berkembang.

Peluncuran produk baru seperti USDPT oleh Western Union dan JUPUSD oleh Jupiter turut mempercepat pertumbuhan tersebut. Jika tren ini berlanjut, Solana berpotensi menarik lebih banyak institusi ke dalam ekosistemnya. Dalam jangka pendek, peningkatan aktivitas ini dapat mendukung kenaikan harga SOL. Sementara itu, secara jangka panjang, hal ini memperkuat posisi Solana dalam lanskap cryptocurrency global.
Dengan kombinasi faktor makro, peningkatan aktivitas jaringan, dan potensi reli Bitcoin (BTC), Solana (SOL) berada dalam posisi yang menarik untuk mengalami kenaikan harga lebih lanjut. Meski demikian, volatilitas tetap menjadi risiko utama di pasar crypto, terutama jika sentimen global berubah secara tiba-tiba. Investor disarankan untuk tetap memperhatikan level support dan resistance kunci sebelum mengambil keputusan. Jika momentum bullish berlanjut, bukan tidak mungkin Solana akan kembali menguji level $100 dalam waktu dekat.
Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan informasi terkini seputar dunia crypto dan teknologi blockchain. Cek harga Bitcoin, usdt to idr dan harga saham nvidia tertokenisasi lewat Pintu Market.
Sebagai aplikasi crypto yang aman, Pintu menghadirkan pengalaman trading crypto hingga akses investasi emas crypto secara mudah dan nyaman. Kamu juga bisa melihat harga emas perhiasan hari ini dan harga emas batangan hari ini untuk mendukung aktivitas investasi dan diversifikasi portofolio-mu serta belajar crypto lewat Pintu Academy.
Unduh aplikasi crypto Pintu melalui Play Store maupun App Store sekarang juga. Nikmati pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan untuk memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber yang relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli kripto memiliki risiko dan volatilitas yang tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli Bitcoin dan investasi aset kripto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.