Pengertian dan Cara Menghitung Rasio Aktivitas Menurut Para Ahli

Updated
January 15, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Pengertian dan Cara Menghitung Rasio Aktivitas Menurut Para Ahli
Reading Time: 4 minutes

Rasio aktivitas adalah salah satu jenis rasio yang penting dalam dunia akuntansi. Berikut merupakan penjelasan mengenai pengertian, rumus, dan cara menghitung rasio aktivitas, beserta cara analisisnya. Yuk, langsung simak selengkapnya di bawah ini!

Baca juga: Ini 10 Prinsip Dasar Akuntansi, Sudah Tau?

Apa itu Rasio Aktivitas?

apa itu rasio aktivitas

Rasio aktivitas adalah rasio yang digunakan untuk menilai seberapa besar efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan seluruh aset atau sumber daya yang dimilikinya dalam menjalan aktivitas sehari-hari.

Rasio aktivitas sering disebut juga sebagai rasio pemanfaatan aset karena rasio ini bisa digunakan untuk menilai intensitas serta efektivitas aset perusahaan dalam menghasilkan penjualan.

Pengertian Rasio Aktivitas Menurut Para Ahli

Lalu, bagaimana pendapat para ahli mengenai rasio aktivitas? Berikut beberapa di antaranya. 

Sartono (2014)

Rasio aktivitas adalah kemampuan perusahaan untuk memanfaatkan sumber daya secara maksimal dengan cara membandingkan penjualan dengan total aset.

Khikmawati dan Agustina (2015)

Rasio aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam mengelola semua aset yang dimiliki perusahaan sehingga bisa memberikan aliran kas masuk bagi perusahaan

Jenis-jenis Rasio Aktivitas

Beberapa jenis rasio aktivitas yang paling sering digunakan adalah sebagai berikut. 

Perputaran Piutang Usaha

Perputaran piutang usaha adalah jenis rasio aktivitas yang menggambarkan seberapa baik kemampuan bisnis untuk memberikan kredit kepada konsumennya dan mengumpulkan pembayarannya. Rasio perputaran piutang usaha yang tinggi menandakan bahwa kredit dibayarkan oleh konsumen secara tepat waktu yang akan berdampak positif juga pada arus kas perusahaan. 

Perputaran Persediaan

Sementara itu, perputaran persediaan adalah jenis rasio aktivitas yang digunakan untuk mengukur berapa kali dana yang tertanam pada persediaan akan berputar dalam 1 periodenya.

Perputaran Aset Tetap

Ada juga rasio aktivitas jenis perputaran aset tetap yang dapat digunakan untuk mengukur seberapa efektif aset tetap yang dimiliki perusahaan dalam menghasilkan penjualan.

Perputaran Total Aset

Yang terakhir adalah perputaran total aset. Rasio perputaran total aset adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa banyak jumlah penjualan yang akan dihasilkan dari setiap rupiah yang tertanam dalam total aset.

Rumus Rasio Aktivitas

Cara menghitung rasio aktivitas pun berbeda-beda, tergantung dari jenis rasio aktivitas yang ingin kamu gunakan. Berikut beberapa rumus rasio aktivitas berdasarkan jenisnya. 

Rumus Perputaran Piutang Usaha

Perputaran Piutang Usaha = Penjualan kredit bersih : Rata-rata piutang usaha

Rumus Perputaran Persediaan

Perputaran Persediaan = Harga pokok penjualan : Rata-rata biaya persediaan

Rumus Perputaran Aset Tetap

Perputaran Aset Tetap = Penjualan : Rata-rata aktiva tetap

Rumus Perputaran Total Aset

Perputaran Total Aset = Penjualan : Rata-rata total aset

Contoh Cara Menghitung Rasio Aktivitas

cara menghitung rasio aktivitas

Untuk bisa memahami lebih mudah mengenai 4 rumus rasio aktivitas di atas, berikut beberapa contoh cara menghitung rasio aktivitas berdasarkan jenis-jenis rasionya. 

Perputaran Piutang Usaha

Diketahui perusahaan C adalah pemasok suku cadang untuk alat berat dan semua pelanggan melakukan transaksi secara kredit. Penjualan kredit bersih untuk tahun ini adalah Rp1.000.000.000 dan rata-rata piutang usahanya adalah Rp250.000.000. Berapakah perputaran piutang usaha perusahaan C?

Dengan menggunakan rumus perputaran piutang usaha sebelumnya, 

Perputaran Piutang Usaha = Penjualan kredit bersih : Rata-rata piutang usaha

Perputaran piutang usaha = Rp1.000.000.000 : Rp250.000.000

Perputaran piutang usaha = 4

Perputaran Persediaan

Untuk contoh berikutnya, diketahui harga pokok penjualan dari perusahaan A adalah Rp10.000.000 dan rata-rata biaya persediaannya senilai Rp. 5.000.000. Dari data tersebut, berapakah nilai perputaran persediaannya?

Dengan menggunakan rumus perputaran persediaan sebelumnya, 

Perputaran Persediaan = Harga pokok penjualan : Rata-rata biaya persediaan

Perputaran Persediaan = Rp10.000.000 : Rp5.000.000

Perputaran Persediaan = 2

Perputaran Aset Tetap

Diketahui penjualan bersih Perusahaan B adalah Rp73.500.000. Di awal tahun fiskal, total aset tetapnya senilai Rp22.500.000. Lalu, setelah penyusutan dan penambahan aset baru, aset tetap di akhir tahun fiskal menjadi Rp24.000.000. Berapakah nilai perputaran aset tetap perusahaan B?

Dengan menggunakan rumus perputaran aset tetap sebelumnya, 

Perputaran Aset Tetap = Penjualan : Rata-rata aktiva tetap

Perputaran aset tetap = Rp73.500.000 : ((Rp22.500.000 + Rp24.000.000) : 2)

Perputaran aset tetap = Rp73.500.000 : Rp23.250.000

Perputaran aset tetap = 3,16

Perputaran Total Aset

Diketahui perusahaan A memiliki penjualan sebesar Rp8.000.000.000 di akhir tahun fiskal. Total aset perusahaan A di awal tahun adalah senilai Rp1.000.000.000, sedangkan pada akhir tahun bernilai Rp2.000.000.000. Jadi, berapakah nilai perputaran total asetnya?

Dengan menggunakan rumus perputaran total aset sebelumnya, 

Perputaran Total Aset = Penjualan : Rata-rata total aset

Perputaran total aset  = Rp8.000.000.000 : ((Rp1.000.000.000 + Rp2.000.000.000) : 2)  

Perputaran total aset = Rp8.000.000.000 : Rp1.500.000.000

Perputaran total aset = 5,33

Contoh Analisis Rasio Aktivitas

Hal yang perlu kamu lakukan setelah menghitung rasio aktivitas adalah menganalisis nilai rasio aktivitas yang didapatkan tersebut. Berikut beberapa contoh analisis rasio aktivitas pada perusahaan berdasarkan contoh perhitungan yang telah dijabarkan sebelumnya. 

  • Perputaran Piutang Usaha

Berdasarkan contoh sebelumnya, rasio perputaran piutang usaha yang diperoleh adalah 4. Dalam hal ini, perusahaan mampu menagih rata-rata piutangnya sebanyak 4 kali dalam setahun atau rata-rata piutang berhasil dipulihkan pada setiap kuartal.

  • Perputaran Persediaan

Dengan hasil 2 artinya persediaan telah terjual habis sebanyak dua kali dalam satu tahun fiskal atau dibutuhkan waktu 6 bulan bagi perusahaan untuk menjual semua persediaannya.

  • Perputaran Aset Tetap

Hasilnya 3,16, yang mana berarti nilai penjualan 3 x lebih tinggi dibandingkan nilai asetnya. Semakin tinggi rasio perputaran aset tetap berarti semakin efektif pemberdayaan aset tetap yang dilakukan sebuah bisnis untuk meningkatkan penjualan.   

  • Perputaran Total Aset

Dengan hasil 5,33, perusahaan tergolong sangat efektif dalam memanfaatkan keseluruhan asetnya untuk meningkatkan penjualan. 

Nah, itu dia penjelasan mengenai pengertian, rumus, dan cara menghitung rasio aktivitas sebuah perusahaan. Secara umum, rasio aktivitas adalah salah satu rasio yang sangat penting untuk menilai efektivitas kerja dari perusahaan dan sangat penting untuk kamu pahami sebagai pemilik bisnis maupun investor. 

Berbicara tentang investasi, belakangan ini minat masyarakat Indonesia terhadap investasi crypto sudah semakin meningkat. Per Mei 2021 lalu, jumlah investor crypto di Indonesia bahkan telah mencapai 6,5 juta orang. 

Untuk kamu yang tertarik memulai investasi dan trading crypto secara mudah mulai dari Rp11.000 saja, download Pintu sekarang!

Referensi: 

 

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->