Pengertian dan Rumus Total Asset Turnover

Updated
December 8, 2021
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Pengertian dan Rumus Total Asset Turnover
Reading Time: 3 minutes

Total asset turnover adalah bagian dari rasio aktivitas yang sering kamu lihat di laporan keuangan. Lebih lanjut mengenai pengertian dan rumus total asset turnover bisa kamu simak dalam artikel berikut ini.

Baca juga: 12 Konsep Dasar Akuntansi dalam Laporan Keuangan

Pengertian Total Asset Turnover

pengertian total asset turnover

Perputaran total aset atau total asset turnover merupakan salah satu bagian dari rasio aktivitas. Rasio aktivitas sendiri digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi dari pemanfaatan sumber daya yang dimiliki perusahaan.

Rasio aktivitas juga digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya. Selain perputaran total aset, yang termasuk ke dalam rasio aktivitas adalah perputaran piutang usaha, perputaran persediaan, perputaran modal kerja, dan perputaran aset tetap.

Lalu, apa itu total asset turnover? Pada dasarnya, total asset turnover adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa jumlah penjualan yang bisa dihasilkan dari setiap rupiah yang tertanam dalam total aset perusahaan.

Singkatnya, total asset turnover atau perputaran total aset adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan penjualan berdasarkan total aktiva yang dimilikinya.

Tujuan dan Manfaat Total Asset Turnover

Beberapa manfaat dari perhitungan perputaran total aset atau total asset turnover adalah sebagai berikut.

  • Mengukur perputaran semua aktiva yang dimiliki sebuah perusahaan
  • Mengukur tingkat efisiensi pemanfaatan sumber daya perusahaan, misalnya di bidang penjualan, penagihan piutang, persediaan, serta bidang lainnya
  • Mengukur berapa jumlah penjualan yang diperoleh dari tiap rupiah aktiva.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Total Asset Turnover

Tentunya, nilai perputaran total aset dipengaruhi oleh beberapa faktor. Beberapa faktor tersebut diantaranya:

  • Rasio keuangan, contohnya penjualan
  • Total aktiva, yang mana terdiri dari harta lancar
  • Aset tetap, seperti di antaranya kas, piutang, persediaan, surat berharga, bangunan, mesin, serta tanah.

Rumus Total Asset Turnover

Menghitung perputaran total aset cukup mudah karena sudah tersedia rumusnya. Kamu hanya perlu memasukkan data sesuai yang dibutuhkan dalam rumus. Rumus total asset turnover adalah sebagai berikut.

Total Asset Turnover = Penjualan : Total Aktiva

Semakin tinggi total asset turnover, maka semakin cepat perputaran aktiva serta perolehan laba. Dalam hal ini, perusahaan tersebut bisa dianggap efisien dalam menggunakan keseluruhan aktiva dalam menghasilkan penjualan.

Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa nilai total asset turnover yang baik adalah yang semakin besar apabila dibandingkan dengan industri sejenis.

Baca juga: Ternyata Sederhana, Ini Rumus Laba Rugi Bersih dan Kotor!

Contoh Cara Menghitung Total Asset Turnover

contoh cara menghitung total asset turnover

Salah satu cara terbaik untuk menghitung total asset turnover adalah dengan melihat contohnya langsung.

Berikut adalah data penjualan, total aktiva dan total asset turnover perusahaan A yang diperoleh dari rumus Total Asset Turnover = Penjualan : Total Aktiva

Tahun Penjualan Total Aktiva Total Asset Turnover
2017 Rp100.000.000 Rp108.000.000 0,92
2018 Rp200.000.000 Rp227.000.000 0,88
2019 Rp300.000.000 Rp383.000.000 0,78
2020 Rp400.000.000 Rp497.000.000 0,8
2021 Rp500.000.000 Rp611.000.000 0,82

Contoh Analisis Total Asset Turnover

Dari perhitungan di atas, bisa dihasilkan beberapa analisis, yaitu sebagai berikut:

  • Di tahun 2017, terjadi perputaran total aktiva sebesar 0,92 kali, yang berarti bahwa setiap 1 rupiah total aktiva di tahun 2017 akan menghasilkan penjualan sebesar 0,92 rupiah.
  • Di tahun 2018, terjadi perputaran total aktiva sebesar 0,88 kali, yang berarti bahwa setiap 1 rupiah total aktiva di tahun 2018 akan menghasilkan penjualan sebesar 0,88 rupiah.
  • Di tahun 2019, terjadi perputaran total aktiva sebesar 0,78 kali, yang berarti bahwa setiap 1 rupiah total aktiva di tahun 2019 akan menghasilkan penjualan sebesar 0,78 rupiah.
  • Di tahun 2020, terjadi perputaran total aktiva sebesar 0,8 kali, yang berarti bahwa setiap 1 rupiah total aktiva di tahun 2020 akan menghasilkan penjualan sebesar 0,8 rupiah.
  • Di tahun 2021, terjadi perputaran total aktiva sebesar 0,82 kali, yang berarti bahwa setiap 1 rupiah total aktiva di tahun 2021 akan menghasilkan penjualan sebesar 0,82 rupiah

Berdasarkan hasil perhitungan di atas juga, bisa disimpulkan bahwa kemampuan perusahaan A untuk menghasilkan penjualan dari total aktiva yang dimiliki cukup rendah karena total aktiva yang dimiliki lebih besar dari jumlah penjualan yang dihasilkan setiap tahunnya.

Hal tersebut bisa dilihat dari rasio perputaran yang dihasilkan tidak melebihi 1 kali perputaran untuk tiap tahunnya. Artinya, efektifitas penggunaan total aktiva pada perusahaan A kurang baik dan menjadi satu indikasi rendahnya kinerja keuangan perusahaan.

Nah, itulah penjelasan terkait pengertian dan rumus total asset turnover. Total asset turnover adalah salah satu rasio aktivitas yang penting bagi investor ketika memilih sebuah saham perusahaan.

Selain saham, belakangan ini investasi crypto sedang banyak diminati masyarakat Indonesia. Wajar saja, harga the Sandbox, salah satu aset crypto bahkan telah mengalami peningkatan harga hingga 114,28% dalam waktu sebulan saja.

Untuk kamu yang tertarik melakukan jual beli crypto secara mudah mulai dari Rp11.000, download Pintu sekarang!

Referensi:

Febriana H, Rismayanty VA, Bertuah E, et al, Dasar-dasar Analisis Laporan Keuangan. Diakses tanggal: 4-12-21.

Hery, Analisis Keuangan. Diakses tanggal: 4-12-21.

Siregar EI, Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas Sub Sektor Konstruksi. Diakses tanggal: 4-12-21.

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Lihat Artikel Lainnya ->