Jakarta, Pintu News – Pasar saham mengalami fluktuasi pada hari Selasa ketika Wall Street mencerna kabar tentang penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve, Jerome Powell.
Harga indeks S&P 500 bergerak mendekati posisi datar karena ketidakpastian di kalangan investor terkait independensi bank sentral. Meskipun indeks-indeks tradisional relatif stabil, saham-saham kripto seperti MSTR, Metaplanet, dan pergerakan harga S&P 500 menjadi perhatian khusus.
Di antara saham crypto, Strategy Inc. (MSTR) mencatat kenaikan awal setelah mengumumkan akuisisi besar-besaran terhadap Bitcoin (BTC).
Baca juga: Top 4 Saham AS yang Disorot Analis Ali Martinez!
Perusahaan tersebut membeli 13.627 Bitcoin dengan nilai sekitar $1,25 miliar. Ini merupakan minggu ketiga berturut-turut MSTR menambah cadangan Bitcoin-nya. Aksi akumulasi ini mencerminkan keyakinan yang terus tumbuh terhadap nilai aset digital di masa depan.
Saham MSTR naik 1,5% dalam perdagangan pagi, mencapai level 159,65. Strategy tampaknya memiliki eksposur yang agresif terhadap kripto, yang didukung oleh respons pasar. Ketua Eksekutif Michael Saylor mengindikasikan akan ada pembelian tambahan, dengan menyatakan bahwa perusahaan berencana membeli Bitcoin lagi pada akhir pekan.
Saham Metaplanet kembali melonjak, naik lebih dari 1,6% ke level $540. Ini menandai reli sebesar 46% sepanjang tahun 2026. Perusahaan ini telah mengambil langkah berisiko dengan membeli lebih dari 35.000 Bitcoin dan menginvestasikan sekitar $451 juta dalam prosesnya.

Dengan kepemilikan besar ini, Metaplanet menjadi salah satu perusahaan dengan cadangan Bitcoin terbesar di dunia. Pendekatan mereka yang mengutamakan aset kripto juga terus memberikan keuntungan bagi para pemegang saham, karena harga saham pulih dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset alternatif.
Pasar secara umum sempat goyah, namun harga indeks S&P 500 (SPYX) ditutup sedikit lebih tinggi di angka 6.977,82, naik 0,15%. Saham-saham berhasil pulih dari pelemahan awal setelah muncul kabar bahwa jaksa federal AS telah memanggil Ketua The Fed, Jerome Powell. Kasus ini berkaitan dengan kesaksiannya di Senat mengenai renovasi gedung-gedung The Fed pada tahun 2025.
Baca juga: 36 Altcoin yang Layak Dipertimbangan di Kuartal Pertama 2026, Menurut Grayscale

Penyelidikan ini memicu pertanyaan soal independensi bank sentral, yang sempat mengganggu stabilitas pasar. Namun, reli di sesi akhir yang dipimpin oleh kenaikan saham Walmart dan beberapa saham teknologi berhasil menstabilkan indeks tersebut.
Seiring dengan saham-saham kripto, logam mulia dan mata uang kripto mencatatkan pergerakan harga yang kuat. Bitcoin bertahan di atas $91.000, sementara Ethereum (ETH) tetap berada di atas $3.100.
Harga emas melonjak ke rekor tertinggi $4.630 per ons, dan perak melesat ke atas $86, karena meningkatnya permintaan terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian pasar.
Nilai dolar AS mengalami depresiasi, sementara imbal hasil obligasi turun, yang semakin menambah volatilitas pasar. Fokus investor kini beralih ke langkah-langkah The Fed selanjutnya, terutama terkait inflasi, tingkat pengangguran, dan perubahan regulasi yang mungkin terjadi.
Itu dia informasi terkini seputar crypto. Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita crypto terkini seputar project crypto dan teknologi blockchain. Temukan juga panduan belajar crypto dari nol dengan pembahasan lengkap melalui Pintu Academy dan selalu up-to-date dengan pasar crypto terkini seperti harga bitcoin hari ini, harga coin xrp hari ini, dogecoin dan harga aset crypto lainnya lewat Pintu Market.
Nikmati pengalaman trading crypto yang mudah dan aman dengan mengunduh aplikasi kripto Pintu melalui Google Play Store maupun App Store sekarang juga. Dapatkan juga pengalaman web trading dengan berbagai tools trading canggih seperti pro charting, beragam jenis tipe order, hingga portfolio tracker hanya di Pintu Pro.
*Disclaimer
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Pintu mengumpulkan informasi ini dari berbagai sumber relevan dan tidak terpengaruh oleh pihak luar. Sebagai catatan, kinerja masa lalu aset tidak menentukan proyeksi kinerja yang akan datang. Aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi, selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab pembaca.
Referensi:
© 2026 PT Pintu Kemana Saja. All Rights Reserved.
The trading of crypto assets is carried out by PT Pintu Kemana Saja, a licensed and regulated Digital Financial Asset Trader supervised by the Financial Services Authority (OJK), and a member of PT Central Finansial X (CFX) and PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Crypto asset trading is a high-risk activity. PT Pintu Kemana Saja do not provide any investment and/or crypto asset product recommendations. Users are responsible for thoroughly understanding all aspects related to crypto asset trading (including associated risks) and the use of the application. All decisions related to crypto asset and/or crypto asset futures contract trading are made independently by the user.