BI FAST: Transaksi Antar Bank Sekarang Makin Mudah, Murah dan Efisien

Updated
February 23, 2023
• Waktu baca 5 Menit
Gambar BI FAST: Transaksi Antar Bank Sekarang Makin Mudah, Murah dan Efisien
Reading Time: 5 minutes

Transaksi perbankan mulai dari melakukan transfer, tarik tunai, setor tunai, hingga membayar tagihan adalah aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh masyarakat jaman sekarang. Inovasi pun terus digempur untuk memberikan kemudahan bertransaksi, salah satunya adalah BI Fast yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia pada penghujung tahun 2021 lalu.

Kali ini, kita akan membahas salah satu layanan dari Bank Indonesia ini yang membuat transaksi menjadi lebih mudah, murah dan efisien. Ikuti terus artikel ini, ya!

Apa itu BI Fast?

BI-FAST adalah infrastruktur Sistem Pembayaran ritel nasional yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel secara real-time, dengan biaya admin yang jauh lebih murah, dengan harapan memberikan kemudahan dan keuntungan nasabah untuk melakukan transfer antar bank.

Transfer BI Fast dikembangkan oleh BI untuk menjawab kebutuhan nasabah pada layanan transfer dana antar bank sebagai bentuk modernisasi dari Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang belum bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat. Bahkan bukan tidak mungkin semua layanan transfer akan dialihkan secara bertahap ke BI Fast dengan mempertimbangkan kesiapan dari dunia industri.

Mengapa Biaya Admin BI Fast lebih murah?

Alasan utama biaya admin BI Fast lebih murah karena BI ingin mendukung UMKM agar dapat melakukan transfer antar bank tanpa terbebani dengan biaya admin yang besar sebab UMKM  membutuhkan infrastruktur keuangan yang efisien. Dengan kecepatan dan biaya yang murah, BI Fast diharapkan mampu untuk menunjang transaksi keuangan UMKM.

Baca juga: Buku Besar: Pengertian, Fungsi, Bentuk dan Contohnya

Apa Saja Keunggulan BI Fast?

BI Fast memang digadang-gadang memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan layanan transfer lainnya seperti Realtime Online, Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) maupun Real Time Gross Settlement (RTGS). Berikut adalah keunggulan yang ditawarkan oleh BI Fast sebagai alternatif transfer online saat ini.

Biaya admin yang murah

Sebagaimana yang kamu ketahui, saat ini biaya transfer antar bank secara online berkisar di angka Rp 6.500 sedangkan untuk opsi kliring, biaya yang ditawarkan adalah Rp 2.900. Di antara keduanya, BI Fast menetapkan biaya transaksi transfer antar bank yang termurah yakni sebesar Rp 2.500 untuk setiap transaksi.

Layanan 24 jam

Layaknya transfer online secara real time, BI Fast juga menawarkan keunggulan dari layanan transfer yang bisa dilakukan setiap saat yaitu secara 24 jam dalam seminggu. Layanan transfer 24 jam secara online ini akan membuat nasabah lebih mudah untuk melakukan transfer kapanpun dan di manapun, berbeda dengan SKNBI dan RTGS dengan waktu pelayanan yang terbatas dari 06.30 – 16.30 WIB.

Batas maksimal transfer

Kamu pasti tahu, setiap lembaga perbankan memiliki batas maksimal nominal transfer antar bank dalam satu hari yang dilakukan secara online. Hal tersebut pasti membuat kamu kesulitan untuk bisa mengirim uang dalam jumlah yang besar secara online dan harus pergi ke kantor cabang agar proses tersebut bisa terlaksana dengan cepat. Namun, BI Fast hadir menawarkan solusi akan hal tersebut.

Untuk melakukan transfer dana, BI Fast menetapkan batas minimal sebesar Rp 1 dan maksimal sebesar Rp 250 juta setiap transaksi. Dengan hadirnya layanan transfer baru ini, kamu sekarang bisa dengan nyaman menyelesaikan transaksi transfer antar bank yang perlu dilakukan. Sebenarnya batas maksimal nominal transfer besar sebelumnya juga sudah diakomodasi oleh RTGS. Sayangnya, untuk menggunakan opsi tersebut, kamu perlu menyentuh batas minimal sebesar Rp 100 juta terlebih dahulu.

Proses transfer cepat

Sama seperti namanya, BI Fast, Bank Indonesia juga menekankan proses transfer antar bank dengan cepat. Untuk bisa melakukan transfer antar bank dengan nominal yang besar dari opsi lainnya, kamu tidak hanya harus menunggu waktu transaksi selama lebih satu hari. Bahkan beberapa di antaranya juga hanya bisa menerima layanan sesuai jam kerja saja. Sehingga, proses transfer antar bank yang dilakukan dalam waktu tertentu kemungkinan akan dilanjutkan di hari berikutnya. Pasalnya, jika dibandingkan dengan opsi kliring, transfer kliring antar bank biasanya membutuhkan waktu 2 hingga 3 hari kerja untuk dana bisa tersalurkan ke rekening tujuan. Sedangkan BI Fast menawarkan opsi yang instan, kamu hanya membutuhkan waktu yang relatif cepat untuk bisa mengirim uang dalam jumlah besar ke rekening antar bank yang kamu tuju.

Transfer lewat nomor telepon atau email

Kamu tentu paham bahwa untuk bisa transfer baik sesama bank maupun antar bank, nomor rekening tujuan perlu kamu ketahui dan dimasukkan ke dalam prosesnya. Hebatnya, BI Fast menawarkan opsi lainnya yang lebih mudah. Selain menggunakan rekening, kamu juga bisa mengirim uang melalui nomor telepon atau email dari orang yang dituju.

Fitur ini dinamakan dengan istilah proxy address. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk mempermudah proses transfer uang antar bank melalui sistem BI Fast. Tentu perlu dipastikan bahwa nomor telepon dan email yang dituju harus sudah terdaftar oleh sistem bank terkait data nasabah yang dituju.

Anti Pencucian Uang

kelebihan bi fast

Untuk menjaga keamanan transaksi, BI fast dilengkapi dengan fitur fraud detection dan Anti-Money Laundering (AML), dan Countering Financing of Terrorism (CFT) karena hadirnya BI Fast ini merupakan salah satu implementasi dari Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) sebagai bentuk nyata transformasi digital untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata sesuai dengan realisasi di tahun 2025 mendatang.

Baca juga: Apa Itu Rekonsiliasi Fiskal

Bank apa saja yang sudah menggunakan BI Fast?

Bank apa saja yang BI Fast? Sampai saat ini, penerapan BI Fast sedang dilakukan secara bertahap di seluruh bank Indonesia. Menurut laporan Bank Indonesia, hingga bulan November 2022 bank peserta BI Fast telah mencapai 106 peserta, yang terdiri dari lima gelombang serta telah mewakili 87% dari pangsa sistem pembayaran ritel nasional. Melansir data dari CNN Indonesia, berikut daftar bank peserta BI Fast:

Batch 1 (Bulan Desember 2021)

  1. Bank BCA Syariah
  2. Bank Central Asia
  3. Bank CIMB Niaga
  4. Bank CIMB Niaga UUS
  5. Bank Citibank NA
  6. Bank Danamon Indonesia
  7. Bank Danamon Indonesia UUS
  8. Bank DBS Indonesia
  9. Bank Mandiri
  10. Bank Mega
  11. Bank Negara Indonesia
  12. Bank OCBC NISP
  13. Bank Permata
  14. Bank Permata UUS
  15. Bank Rakyat Indonesia
  16. Bank Sinarmas
  17. Bank Syariah Indonesia
  18. Bank Tabungan Negara
  19. Bank Tabungan Negara UUS
  20. Bank UOB Indonesia
  21. Bank Woori Saudara Indonesia 1906

Batch 2 (Bulan Januari 2022)

  1. Allo Bank Indonesia
  2. Bank Digital BCA
  3. Bank Ganesha
  4. Bank HSBC Indonesia
  5. Bank Ina Perdana
  6. Bank KEB Hana Indonesia
  7. Bank Mandiri TAspen
  8. Bank Maspion Indonesia
  9. Bank Mestika Dharma
  10. Bank Multi Arta Sentosa
  11. Bank Nationalnobu
  12. Bank Pos Indonesia
  13. Bank Pembangunan Daerah Bali
  14. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten
  15. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
  16. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah USS
  17. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur
  18. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur UUS
  19. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur
  20. Bank Pembangunan Daerah Papua
  21. Bank Sahabat Sampoerna
  22. Bank Sinarmas UUS
  23. Kustodian Sentral Efek Indonesia

Batch 3 (Bulan Mei dan Juni 2022)

  1. Bank Artha Graha Internasional
  2. Bank Bumi Arta
  3. Bank DKI
  4. Bank DKI UUS
  5. Bank Jago
  6. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Syariah
  7. Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri
  8. Bank Raya Indonesia

Batch 4 (BulanAgustus 2022)

  1. Bank BTPN
  2. Bank Capital Indonesia
  3. Bank CTBC
  4. Bank ICBC Indonesia
  5. Bank Index Selindo
  6. Bank Jago UUS
  7. Bank Jasa Jakarta
  8. Bank Mayapada
  9. Bank Mayora
  10. Bank Muamalat
  11. Bank Nagari UUS
  12. Bank Neo Commerce
  13. Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta
  14. Bank Pembangunan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta UUS
  15. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat
  16. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat UUS
  17. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan
  18. Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan UUS
  19. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat
  20. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Bangka Belitung
  21. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Bangka Belitung UUS
  22. Bank Seabank
  23. Maybank Indonesia
  24. Maybank Indonesia UUS
  25. MNC

Batch 5 (Bulan November 2022)

  1. Standard Chartered Bank
  2. MUFG Bank
  3. BPD Jambi
  4. BPD Jambi UUS
  5. BPD Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat
  6. BPD Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat UUS
  7. BPD Sumatera Utara
  8. BPD Sumatera Utara UUS
  9. BPD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara
  10. BPD Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara UUS
  11. Bank Aceh Syariah
  12. BPD Bengkulu
  13. BPD Kalimantan Tengah
  14. BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo
  15. BPD Sulawesi Tenggara
  16. BPD Maluku dan Maluku Utara
  17. BPD Banten
  18. BPD Nusa Tenggara Barat Syariah
  19. Bank Mega Syariah
  20. Bank OCBC NISP UUS (mulai 19 Desember 2022)
  21. Bank BTPN Syariah
  22. Bank Aladin Syariah
  23. Bank QNB Indonesia
  24. Bank Victoria Internasional
  25. Bank Resona Perdania
  26. Bank IBK Indonesia
  27. Bank China Construction
  28. Bank of China
  29. Bank of America NA

Itulah penjelasan lengkap mengenai BI serta beberapa keunggulannya termasuk biaya transaksi yang jauh lebih murah hingga fitur lebih canggih. Bagi kamu nasabah dari 106 bank di atas, jangan lupa gunakan fitur BI Fast untuk menekan biaya, transaksi mudah, murah dan efisien.

Selain BI Fast, kamu juga bisa menggunakan cryptocurrency untuk melakukan transaksi ke seluruh dunia dengan murah dan cepat. Kamu bisa mulai berinvestasi cryptocurrency dengan aplikasi Pintu dan miliki puluhan jenis koin unggulan seperti Bitcoin, Ethereum, Theter, hingga BNB dengan modal awal mulai dari Rp11.000 saja.

Dapatkan juga informasi terbaru seputar berita crypto di Pintu News dan perdalam wawasan kamu melalui Pintu Academy untuk mendapatkan materi belajar crypto untuk level pemula hingga level mahir.

Referensi:

Bank Indonesia, Sistem Pembayaran Ritel, diakses tanggal 1 Januari 2023

Parapuan, Kelebihan BI Fast, diakses tanggal 1 Januari 2023

CNN Indonesia, Daftar Peserta BI Fast Terbaru, diakses tanggal 1 Januari 2023

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->