Apa itu Crypto?

Cryptocurrency (biasa disingkat menjadi crypto saja) adalah aset mata uang digital yang diamankan menggunakan metode cryptography diatas open database yang disebut blockchain.

Terdapat 2 jenis crypto, yaitu coin dan token. Coin adalah cryptocurrency yang berdiri diatas blockchain-nya sendiri dengan contoh bitcoin dan ethereum, sedangkan token adalah cryptocurrency yang “menumpang” diatas blockchain dari native aset lain, contohnya IDRT dan USDT yang menumpang pada blockchain Ethereum.

Usecase Crypto

Kegunaan crypto yang paling populer saat ini:

1. Instrumen Investasi (Trading)

Volatilitas (ketidak-stabilan nilai) aset crypto dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai instrumen investasi jangka panjang. Nilai bitcoin sendiri telah melonjak sebesar 3000 % dari tahun 2015 – 2020. Selain itu, crypto dapat pula digunakan sebagai hedge atau save haven (aset dengan resiko lebih rendah dibandingkan instrumen lainnya) layaknya emas untuk menghadapi deflasi mata uang yang tinggi karena resesi.

Pintu merupakan tempat paling aman dan reliable untuk kamu yang siap berinvestasi dan menjelajah dunia crypto!

Ilustrasi investasi :

Jika Anggita membeli dan hold Bitcoin di tahun 2010 senilai 100,000 Rupiah, saat ini nilai investasi Anggita sudah mencapai 1,7 Milyar Rupiah!

Contoh lainnya, jika kamu mulai membeli bitcoin di bulan maret 2019 kamu akan mendapat ROI 40% Year on Year pada Maret 2020, dengan kata lain, jika kamu membeli bitcoin senilai 1.000.000 Rupiah pada bulan maret 2019, maka saat ini (maret 2020) nilai dari bitcoinmu sudah senilai 1.400.000 Rupiah!

2. Value Transfer

Crypto memungkinkan kamu untuk mengirim value/uang secara cepat, kemana saja, dan kapan saja. Kelebihan crypto dibandingkan legacy system/banking (sistem keuangan perbankan saat ini), kamu dapat mengirim uang ke teman atau relasi yang berada di negara berbeda secara 24/7 dan akan sampai dalam hitungan menit!

Ditambah lagi, transaksi crypto bersifat transparan dan dapat diverifikasi secara real-time dikarenakan seluruh transaksi akan tercatat pada blockchain sehingga mudah di telusuri oleh siapa saja melalui blockchain explorer.

Meskipun transaksi dapat dilakukan dengan cepat, ada masalah volatilitas harga yang membuat nilai crypto dapat berubah dengan cepat. Untungnya, dengan Pintu, Kamu dapat mengirim aset crypto dengan nilai yang lebih stabil seperti Rupiah Token (IDRT) dan Tether (USDT) yang merupakan stablecoin.

Contoh Case :

Hendra harus membeli barang dagangan pada supplier yang berada di Tiongkok dan barang tersebut terbatas sehingga Hendra harus melakukan transaksi secepatnya. Dengan crypto, Hendra dapat mengirim USDT yang telah dibeli di Pintu ke wallet supplier tersebut dan dana tersebut akan langsung diterima oleh sang supplier dalam hitungan menit sehingga transaksi dapat diselesaikan dengan cepat. Selain itu, status transaksi tersebut dapat dilacak oleh kedua belah pihak di blockchain explorer sehingga lebih transparan.


Tidak menemukan yang kamu cari?