8 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berinvestasi dalam Aset Kripto

May 17, 2022
Combined Shape 2
6 Menit
Bagikan
Gambar 8 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berinvestasi dalam Aset Kripto
Reading Time: 6 minutes

Cryptocurrency atau aset kripto adalah jenis aset baru yang kini sedang populer di berbagai belahan dunia. Bahkan, aset kripto menjadi katalis yang memunculkan industri-industri baru yang berfokus kepada teknologi blockchain, Web3, dan ekosistem finansial berbasis digital. Industri aset kripto berkembang pesat di negara maju seperti Amerika Serikat sampai negara-negara berkembang seperti Brazil, Indonesia, dan El Salvador.

Indonesia adalah salah satu negara di mana banyak masyarakatnya mulai berinvestasi pada aset kripto. Menurut Bappebti, jumlah investor kripto di Indonesia pada tahun 2022 adalah 12,4 juta orang. Meskipun begitu, kamu harus berhati-hati apabila ingin berinvestasi pada aset kripto. Kamu dapat kehilangan banyak modal apabila kamu berinvestasi tanpa mempunyai persiapan. Lalu, apa hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum berinvestasi aset kripto? Bagaimana cara mempersiapkan diri sebelum masuk ke dunia kripto? Artikel ini akan menjelaskannya dengan lengkap.

Ringkasan Artikel

  • ūü™ô Aset kripto adalah mata uang digital yang diamankan menggunakan teknologi blockchain dan kriptografi. Berbeda dengan mata uang yang biasa kita gunakan, aset kripto tidak dikontrol oleh siapapun, entah itu negara atau perusahaan yang menciptakannya.
  • ūüöÄ Pasar kripto yang relatif baru membuat dinamikanya bergerak secara cepat di mana banyak proyek baru bermunculan. Kondisi pasar seperti ini memberikan kesempatan emas untuk mendapatkan keuntungan besar bagi investor dan trader yang memahami cara memanfaatkannya.
  • ūüóíÔłŹ Apabila kamu baru memasuki dunia investasi aset kripto, kamu perlu mempelajari berbagai hal dasar dari aset kripto agar tidak mengalami kerugian besar dari awal. Kamu bisa memulai dari mengenal istilah-istilah dasar kripto, mengerti prinsip pasar kripto, membaca dan meneliti sendiri berbagai aset kripto, dan terakhir memulai perjalanan investasimu secara perlahan.

Apa itu aset kripto?

Aset kripto adalah mata uang digital yang diamankan menggunakan teknologi blockchain dan kriptografi. Berbeda dengan mata uang yang biasa kita gunakan, aset kripto tidak dikontrol oleh siapapun, entah itu negara atau perusahaan yang menciptakannya. Selain itu, teknologi dibalik aset kripto juga membuatnya tidak dibatasi oleh batas negara karena semua aset kripto bersifat digital. Kamu bisa membeli, memindahkan, dan menjual aset kripto di manapun kamu berada. Semua hal di atas menjadikan kripto sebagai sebuah aset menarik yang akhirnya dibeli dan digunakan oleh banyak orang.

Selain itu, pasar aset kripto adalah pasar yang relatif baru, di mana banyak proyek kripto yang bermunculan setiap tahunnya sehingga pasarnya bergerak begitu cepat. Dinamika pasar yang cepat juga memberikan kesempatan emas karena harga sebuah aset kripto bisa memberikan keuntungan 100-1.000 persen. Investor yang paham dan mengerti kondisi pasar bisa memanfaatkan kripto untuk meningkatkan keuntungannya hingga berkali-kali lipat. Berikut adalah 8 hal yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi aset kripto.

1. Mengenal istilah-istilah kripto

Membaca istilah-istilah kripto merupakan kewajiban bagi investor sebelum investasi aset kripto
Membaca istilah-istilah kripto merupakan kewajiban bagi investor kripto

Hal pertama yang harus kamu lakukan saat baru memasuki dunia kripto adalah memahami istilah-istilah dasar tentang cryptocurrency. Istilah-istilah ini akan membantumu memahami aset yang ingin kamu beli dan juga mengerti konsep-konsep dasar aset kripto. Selain itu, ia juga berguna agar kamu dapat terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan aset kripto yang sengaja menyasar orang yang tidak mengerti sama sekali tentang kripto.

Berikut beberapa istilah dasar dalam dunia kripto yang perlu kamu ketahui:

  • Blockchain: Blockchain adalah teknologi yang memungkinkan aset kripto diciptakan. Ia adalah teknologi penyimpanan data terdesentralisasi.
  • Bitcoin: Bitcoin adalah aset kripto yang pertama kali diciptakan dan alasan mengapa industri kripto bisa sebesar sekarang. Selain itu, Bitcoin adalah aset kripto dengan nilai paling besar yang pergerakan harganya dapat mempengaruhi aset-aset kripto lainnya.
  • Altcoin: Istilah yang digunakan untuk menyebutkan aset kripto lain selain Bitcoin.
  • Bearish-bullish: Kedua istilah yang digunakan untuk menyebutkan sentimen pasar. Bear/bearish= kondisi pasar sedang negatif dan harga turun. Bull/bullish= kondisi pasar sedang bagus dan harga naik
  • HODL: Sebuah istilah populer dari kata hold yang artinya menyimpan dan tidak menjual aset kripto yang kamu punya meskipun harganya naik atau turun.
  • Whale: Pemilik aset kripto dalam jumlah besar yang dapat mempengaruhi naik-turun harga

2. Pasar aset kripto sangat fluktuatif

Salah satu hal paling penting yang perlu kamu pahami tentang aset kripto dan pasarnya adalah volatilitas dan fluktuasi harga. Berbeda dengan pasar saham dan aset lainnya, kenaikan dan penurunan harga dalam aset kripto biasanya terjadi dalam waktu yang singkat dan dalam jumlah yang besar. Apabila kenaikan harga sebesar 20% dianggap sesuatu yang luar biasa di pasar saham, aset kripto dapat mengalami kenaikan 100% dalam kurun waktu beberapa jam. Sayangnya, ia juga bisa mengalami penurunan sama dalam waktu yang sama cepatnya.

Baca juga: Apa itu Psikologi trading?

Maka dari itu, kamu perlu mengerti risiko besar yang ada dalam berinvestasi pada aset kripto. Berinvestasi dalam aset kripto memerlukan kesabaran yang ekstra untuk bisa menghadapi penurunan dan kenaikan harga drastis. Investor kripto andal akan mengerti untuk tidak impulsif menjual ketika tiba-tiba turun dan tidak FOMO saat harga seketika naik.

ūüí° FOMO adalah istilah singkatan dari fear of missing out yang artinya ketakutan tren yang sedang populer. Dalam konteks kripto, melawan FOMO berarti kamu tidak secara impulsif membeli aset kripto hanya karena ia sedang populer dan harganya naik. Biasanya, orang yang membeli aset hanya karena FOMO akan mengalami kerugian.

3. Jangan percaya semua informasi di media sosial

Saat kamu mulai belajar tentang aset kripto dan dunianya, kamu akan menemukan banyak informasi di sosial media dengan berbagai konten mulai dari edukasi sampai saran finansial. Kamu perlu berhati-hati saat menonton dan membaca konten-konten seperti ini karena banyak terjadi kasus di mana pembuat konten mencoba mempengaruhi massa atau followers-nya untuk menguntungkan dirinya sendiri. Banyak juga pembuat konten yang dibayar untuk mempromosikan aset kripto tertentu.

Kamu perlu berusaha mencari sumber informasi kripto yang netral, membicarakan kekurangan dan kelebihan sebuah aset secara berimbang. Selain itu, usahakan untuk mencari sumber sebanyak mungkin agar kamu tidak terlalu terpengaruhi oleh satu informasi saja.

4. Hati-hati terhadap penipuan

Industri kripto masih dipenuhi oleh beberapa kasus penipuan yang dapat merugikanmu. Sumber: Crypto Times

Pasar aset kripto merupakan pasar yang relatif baru tapi berhasil menarik perhatian jutaan orang baru setiap tahunnya. Kombinasi antara industri yang relatif baru ditambah dengan banyaknya investor baru tanpa pengetahuan cukup menjadikan kripto rentan terhadap berbagai aksi penipuan. Meskipun secara teknologi aset kripto aman, terdapat kelemahan-kelemahan yang masih bisa dimanfaatkan oleh penjahat dan penipu.

Salah satu contoh paling sering terjadi adalah phishing yang menggunakan link dari email atau media sosial. Selain itu, banyak penipu yang memberikan iming-iming keuntungan besar lewat penawaran bisnis aset kripto atau manajemen aset kripto. Apabila kamu tertarik dengan dunia kripto, cara paling aman adalah mencoba sendiri tanpa mengandalkan orang lain. Kamu harus ingat kalau aset kripto tidak akan menghasilkan uang instan. Proses belajar investasi aset kripto biasanya akan dimulai secara lambat sampai nanti kamu sudah bisa menentukan keputusan investasi secara mandiri.

5. Melakukan riset dan meneliti

Salah satu prinsip yang akan sering kamu dengar dalam dunia kripto adalah DYOR atau Do Your Own Research (lakukan risetmu sendiri!). DYOR adalah dorongan kepada siapapun yang ingin berinvestasi pada aset kripto untuk melaukan risetnya secara mandiri dan jangan mengikuti orang lain. Artinya, kamu perlu membaca, bertanya, dan berdiskusi dengan orang lain untuk mendapatkan informasi tentang aset kripto yang ingin kamu beli.

Baca juga: Apa itu analisis fundamental dan mengapa ia penting?

Selain itu, kamu bisa menggali informasi dari peberapa portal berita berikut tentang kripto:

  • Coin Desk: Media aset kripto yang menyajikan berita terbaru dari dunia kripto
  • Coin Telegraph: Portal berita kripto yang memiliki bagian review mingguan
  • Decrypt: Situs berita aset kripto yang sering membuat konten in-depth
  • Coinvestasi: Portal berita dari Indonesia
  • Blockchain Media ID: Media aset kripto dari Indonesia

6. Pahami momentum

Dalam dunia investasi kripto, momentum dan waktu adalah segalanya. Salah satu prinsip yang harus dipegang dalam investasi kripto adalah buy low sell high. Kapan kamu membeli sebuah aset biasanya sama pentingnya (bahkan kadang lebih penting) dengan aset apa yang kamu beli. Contohnya adalah aset kripto DOGE yang fundamentalnya buruk. Meskipun begitu, jika kamu membeli DOGE tepat setelah Elon Musk membicarakannya, kemungkinan besar kamu bisa dapat keuntungan besar.

Pada dasarnya, terlepas dari fundamental dan potensi sebuah aset kripto, jika kamu membelinya saat ia berada dalam harga paling tinggi, kemungkinan kamu merugi cukup besar. Sebaliknya, apabila kamu membeli aset kripto dengan fundamental kuat pada harga rendah, kemungkinan kamu mendapatkan keuntungan semakin besar. Untuk melakukan strategi ini, kamu perlu punya pemahaman konteks pasar kripto seperti tren bear dan bull serta analisis teknikal yang baik. Semua hal tersebut akan datang bersama dengan pengalaman yang meningkat.

7. Mulai dengan pelan-pelan!

Hal terakhir yang harus kamu perhatikan saat ingin berinvestasi pada aset kripto adalah nominal awal investasi. Bagi pemula yang baru memasuki dunia kripto, keputusan paling baik adalah memulainya secara perlahan dan dalam jumlah yang sedikit. Hal terakhir yang kamu mau adalah tiba-tiba kehilangan semua uang investasimu dalam jangka waktu minggu atau bulanan.

Terkadang pelajaran dan pengalaman terbaik adalah kehilangan uang atau mengalami kerugian. Maka dari itu, mulailah investasimu dalam jumlah sedikit. Kamu selalu bisa meningkatkan nominal investasimu saat kamu sudah andal dan bisa memahami situasi pasar. Salah satu strategi paling dasar dalam kripto adalah DCA atau dollar-cost averaging. Strategi ini mirip dengan tabungan berjangka di mana kamu secara konsisten menambahkan nominal yang sama ke dalam investasi asetmu. Ini cocok bagi kamu yang ingin berinvestasi pada aset kripto dalam jangka waktu 1 tahun ke atas. Strategi lain yang populer adalah strategi buy the dip yaitu membeli ketika harga aset sedang turun.

Baca juga: Apa itu Buy the dip dan bagaimana melakukannya?

Membeli aset kripto

Kamu dapat mulai berinvestasi di berbagai aset kripto pada aplikasi Pintu. Melalui Pintu, kamu bisa membeli aset kripto seperti Bitcoin dengan cara yang aman dan mudah.

Selain itu, aplikasi Pintu kompatibel dengan berbagai macam dompet digital populer seperti Metamask untuk memudahkan transaksimu. Ayo download aplikasi cryptocurrency Pintu di Play Store dan App Store! Keamananmu terjamin karena Pintu diregulasi dan diawasi oleh Bappebti dan Kominfo.

Kamu juga bisa belajar crypto lebih lanjut melalui berbagai artikel Pintu Academy yang diperbarui setiap minggunya! Semua artikel Pintu Akademi dibuat untuk tujuan edukasi dan pengetahuan, bukan sebagai saran finansial.

Referensi

Beri nilai untuk artikel ini

Penilaian kamu akan membantu kami.

Apa yang kamu tidak suka?

Apakah ada saran untuk artikel ini?

Terima kasih untuk masukanmu!Tutup
Masukan gagal terkirim. Silakan coba lagi.Tutup
Ari Budi Santosa
Author
Ari Budi Santosa

Bagikan

Artikel Terkait