Apa itu Permintaan Efektif, Potensial dan Absolut?

Updated
January 27, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Apa itu Permintaan Efektif, Potensial dan Absolut?
Reading Time: 4 minutes

Permintaan adalah keinginan atau kebutuhan konsumen akan sebuah produk atau jasa pada suatu periode waktu tertentu. Filosofer dan economist asal Skotlandia, Adam Smith membagi konsep permintaan menjadi tiga kategori, yakni: permintaan efektif, permintaan absolut dan permintaan potensial. Simak artikel ini untuk mengetahui tentang apa itu permintaan efektif, potensial dan absolut secara lengkap!

Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Mekanisme Pasar?

Apa Itu Permintaan Efektif?

apa itu permintaan potensial

Untuk membantu kamu memahami secara mendalam tentang apa itu permintaan efektif, simak terlebih dahulu tentang pengertian permintaan efektif, rumus permintaan efektif, dan contohnya.

Pengertian Permintaan Efektif

Secara umum, pengertian permintaan efektif adalah permintaan yang disertai dengan kemauan membayar yang tepat untuk membawa produk atau layanan yang diminta ke pasar. Permintaan efektif, pada dasarnya, adalah variabel penting yang mendorong dan mempertahankan perekonomian secara luas. Mengukur volume permintaan efektif juga dapat digunakan untuk menghitung jumlah barang yang dibeli konsumen dan skala kemampuan membayar konsumen.

Rumus Permintaan Efektif

Rumus permintaan efektif sendiri sebenarnya cukup sederhana, yaitu:

PE = P + (I – E) + DC

Keterangan:

PE: volume permintaan efektif yang ingin diketahui

P: volume produksi total dari usaha sejenis

I: volume impor produk yang sama dari negara lain

E: volume ekspor untuk produk yang sama

DC: selisih persediaan awal dan akhir produk

Contoh Cara Menghitung Permintaan Efektif

Untuk bisa memahami rumus di atas, simak contoh berikut ini.

Apabila pada tahun 2021 jumlah produksi sepatu di kota Jakarta adalah sebesar 1.500.000, sementara jumlah produksi sepatu yang masuk ke kota Jakarta adalah sebesar 350.000 dan jumlah sepatu yang diekspor dari Jakarta keluar adalah sebesar 750.000, serta diketahui selisih persediaan di awal dan akhir tahun 2021 adalah sebesar 100.000. Berapa nilai volume permintaan efektifnya?

Dengan menggunakan rumus sebelumnya,

PE = P + (I – E) + DC

PE = 1.500.000 + (350.000 – 750.000)  + 100.000

PE = 1.000.000

Contoh Permintaan Efektif

Contoh permintaan efektif sebenarnya cukup mudah untuk diaktualisasi. Misalnya, jika ada cukup banyak konsumen yang bersedia menghabiskan Rp500 juta untuk setiap unit mobil kelas atas yang dibuat, maka kecenderungan ini akan menjadi insentif yang mutlak bagi produsen mobil untuk memulai pembuatan mobil kelas atas tersebut.

Baca juga: Apa Itu Market Share, Rumus dan Contohnya?

Apa itu Permintaan Absolut?

apa itu permintaan absolut

Berbeda dengan permintaan efektif yang merupakan salah satu fondasi penting dalam potensi pembangunan ekonomi makro, permintaan absolut tidak memiliki efek yang sama.

Pengertian Permintaan Absolut

Pada dasarnya, permintaan absolut adalah keinginan atau kebutuhan seseorang akan barang tertentu (seperti makanan, air, transportasi, dll). Dalam hal ini, permintaan absolut tidak memperhitungkan kesediaan konsumen untuk membayar, yang biasanya meliputi status ekonomi dan pendapatan, harga produk yang terlalu tinggi, dan juga kuantitas produk yang terlalu sedikit.

Contoh Permintaan Absolut

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, inti dari permintaan absolut adalah ketika seseorang membutuhkan atau menginginkan sebuah produk, namun tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk membeli produk atau jasa tersebut.

Contohnya, Budi ingin memiliki mobil kelas atas selevel Ferrari dengan harga Rp4,53 miliar. Namun sayangnya, ia hanya memiliki tabungan Rp10 juta.

Dalam hal ini, permintaan absolut lebih besifat seperti angan-angan karena tidak disertai dengan daya beli yang mumpuni.

Apa itu Permintaan Potensial?

Permintaan potensial sendiri memiliki ketergantungan pada beberapa variabel yang bisa mempunyai dampak besar ke depannya. Berikut penjelasan mengenai pengertian dan contoh permintaan potensial.

Pengertian Permintaan Potensial

Secara definisi, permintaan potensial adalah permintaan yang dapat berubah menjadi permintaan efektif jika beberapa persyaratan terpenuhi.

Sederhananya, permintaan potensial adalah ukuran kemampuan potensial konsumen untuk membeli sebuah barang namun konsumen tersebut belum melakukannya.

Konsep ini sangat identik dengan skala potensi pasar yang sedikit banyak bergantung pada kemampuan calon konsumen untuk membeli produk tersebut. Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan potensial adalah menurunnya harga produk, meningkatnya kemampuan beli masyarakat, pertambahan penduduk dan melimpahnya stok produk di pasaran.

Mengukur volume permintaan potensial kurang dianggap akurat ketimbang mengukur permintaan efektif dan akan memerlukan beberapa asumsi.

Contoh Permintaan Potensial

Ada cukup banyak skenario contoh permintaan potensial yang ada di kehidupan sehari-hari. Kamu bahkan mungkin pernah secara tidak sengaja mengaplikasikan konsep ini dalam kehidupan pribadi kamu.

Sebagai contohnya, kamu sudah menabung untuk membeli laptop gaming dengan harga Rp25 juta. Namun setelah menabung untuk periode waktu yang cukup lama dan memiliki dana yang kamu butuhkan, kamu akhirnya memilih untuk menunda membeli laptop gaming tersebut karena kebutuhan lain.

Perbedaan Permintaan Efektif, Absolut,dan Potensial

Ketiga konsep permintaan di atas masih merupakan bagian kecil dalam dunia hukum permintaan dan penawaran. Dalam hal ini, ketiganya dapat digunakan untuk mengukur kemampuan pasar dan potensi produksi.

Sementara itu, beberapa perbedaan permintaan efektif, absolut dan potensial bisa kamu simak dalam artikel berikut.

Untuk perbedaan antara ketiganya, jelas terlihat bahwa permintaan absolut sedikit banyak tidak terlalu berdampak pada demand sebuah produk. Jadi, komparasi efektif dalam bahasan ini adalah perbedaan antara permintaan efektif dan potensial.

AspekPermintaan EfektifPermintaan PotensialPermintaan Absolut
Daya BeliDidukung oleh daya beliDidukung oleh daya beliTidak didukung oleh daya beli
PelaksanaanSudah terlaksanaBelum terlaksanaBelum terlaksana
Kemampuan PengukuranMampu mengukur nilai aktual proses konsumsiHanya mampu mengukur potensi konsumen untuk membeli produkTidak memiliki kemampuan pengukuran

Pintu, Aplikasi Investasi Bitcoin dan Crypto

Beberapa bulan belakangan, minat masyarakat terhadap investasi aset crypto semakin meningkat. Per Mei 2021 lalu, jumlah investor crypto di Indonesia bahkan telah mencapai 6,5 juta orang.

Untuk kamu yang tertarik memulai investasi crypto namun tidak tau harus mulai dari mana, download Pintu sekarang! Jual beli bitcoin dan aset crypto lainnya di Pintu bisa mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Referensi:

Cornelia Lyman
Author
Cornelia Lyman
Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->