Pengertian dan Karakteristik Investasi Sementara, Sudah Tau?

Updated
June 3, 2022
• Waktu baca 3 Menit
Gambar Pengertian dan Karakteristik Investasi Sementara, Sudah Tau?
Reading Time: 3 minutes

Begitu punya penghasilan, kamu tidak hanya dituntut untuk sekadar menabung, namun juga berinvestasi. Terdapat berbagai jenis investasi berdasarkan jangka waktunya, salah satunya adalah investasi sementara. Apa itu investasi sementara? Simak pengertian, contoh, dan karakteristik investasi sementara dalam artikel berikut!

Pengertian Investasi Sementara

pengertian investasi sementara

Investasi sementara adalah investasi pada jenis aset yang bisa dijual dalam waktu singkat, maksimal 5 tahun. Bahkan banyak jenis investasi sementara yang dijual setelah 3 – 12 bulan saja untuk mendapatkan keuntungan.

Biasanya investasi sementara bersifat sangat aman, dengan return atau pengembalian tidak begitu tinggi. Di laporan keuangan perusahaan, biasanya investasi sementara dimasukkan ke dalam akun aktiva (harta).

Banyak investor yang memilih berinvestasi untuk instrumen investasi sementara karena bisa cepat dicairkan dan relatif aman. Biasanya investor dengan tujuan investasi jangka pendek juga lebih memilih jenis investasi ini.

Baca juga: 7 Manfaat Investasi Bagi Hidupmu, Yakin Tidak Mau Mulai?

Karakteristik Investasi Sementara

Dari pengertian investasi sementara di atas, jelas ada perbedaan antara investasi sementara dengan investasi jangka panjang. Untuk lebih mudah memahami perbedaan di antara keduanya, simak beberapa karakteristik investasi sementara berikut.

Tenor Investasi Pendek

Biasanya, investasi sementara hanya ditujukan untuk disimpan selama satu tahun atau maksimal lima tahun saja. Bahkan, beberapa investor melepaskan aset dalam hitungan bulan saja jika investasi memang sudah menghasilkan atau ada kebutuhan darurat.

Tingkat Likuiditas Tinggi

Karena ditujukan untuk jangka waktu yang sangat pendek, maka biasanya instrumen investasi sementara memiliki tingkat likuiditas tinggi atau mudah dicairkan. Contoh sederhananya adalah emas yang bisa dibeli dan dijual kembali kapan saja, bahkan dalam waktu kurang dari sebulan setelah dibeli pun sudah bisa dijual.

Relatif Aman

Investasi jangka pendek tingkat risikonya relatif rendah dan tidak terlalu fluktuatif nilainya. Hanya obligasi jangka pendek saja yang masih cukup berisiko di antara investasi sementara lainnya.

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Sementara

Dilihat dari pengertian investasi sementara, tipe investasi ini bisa menjadi pilihan bagi semua orang. Meski demikian, tetap ada kekurangan dan kelebihan dalam investasi sementara.

Kelebihan Investasi Sementara

Beberapa kelebihan investasi sementara adalah sebagai berikut.

  • Risiko relatif rendah, sehingga bisa menyeimbangkan portofolio investor yang berisiko tinggi.
  • Tingkat likuiditas tinggi, sehingga mudah diubah menjadi uang tunai kapan saja begitu dibutuhkan.
  • Investor pribadi bisa memiliki investasi yang beragam dan mudah mengembangkan aset yang dimiliki, meski jumlah keuntungannya tidak terlalu tinggi.

Kekurangan Investasi Sementara

Meskipun memiliki banyak kelebihan, berikut beberapa kekurangan investasi sementara yang wajib kamu ketahui.

  • Tingkat return investasi sementara biasanya rendah.
  • Meski terbilang relatif aman terhadap inflasi, namun pastinya tetap akan terdampak apabila ada gejolak ekonomi yang signifikan.

Contoh Investasi Sementara

contoh investasi sementara

Ada banyak sekali jenis investasi sementara. Berikut beberapa contoh investasi sementara yang banyak dipilih investor individual maupun institusional.

  • Sertifikat Deposito, atau dalam bahasa Inggris sering disingkat sebagai CD. Ini adalah jenis deposito yang ditawarkan oleh berbagai jenis bank. Pada umumnya, sertifikat deposito membayarkan tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa.
  • Akun pasar uang, ini adalah sejenis tabungan yang hasil return lebih tinggi daripada akun tabungan bisa.
  • Treasuries, yaitu jenis obligasi yang diterbitkan pemerintah.
  • Dana obligasi, instrumen investasi ini ditawarkan oleh manajer investasi atau perusahaan investasi profesional. Dana obligasi sangat baik untuk investasi jangka pendek. Risikonya sangat rendah dan menawarkan return yang cukup tinggi.
  • Peer-to-peer (P2P) lending, yang mana sedang populer juga di Indonesia beberapa tahun belakangan ini. Investor bisa menempatkan modalnya di platform P2P lending untuk dipinjamkan pada peminjam. Return yang diperoleh beragam bisa mulai dari 8 – 15% / tahun. Pastikan bahwa kamu menggunakan jasa P2P lending yang memang telah terdaftar resmi.

Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai investasi sementara, karakteristik dan contohnya. Berbicara tentang investasi, belakangan ini investasi crypto sedang menarik minat masyarakat luas, termasuk Indonesia, lho!

Sebut saja, jumlah investor crypto per Desember 2021 lalu telah mencapai 11 juta orang di Indonesia saja. Buat kamu yang ingin berinvestasi crypto tapi tidak tau harus mulai dari mana, download Pintu sekarang!

Pintu adalah aplikasi crypto Indonesia yang telah terdaftar resmi di Bappebti di mana kamu bisa berinvestasi mulai Rp11.000 saja, lho!

Referensi:

Accountingtools. Temporary Investments Definition. Diakses 6 Mei 2022

Troy Segal. Short-Term Investments. Diakses 6 Mei 2022

Bishwobiddaloy. Temporary Investment and its Types & Characteristics . Diakses 6 Mei 2022

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->