Pengertian Manajemen Investasi, Tujuan dan Contohnya

Updated
June 3, 2022
• Waktu baca 4 Menit
Gambar Pengertian Manajemen Investasi, Tujuan dan Contohnya
Reading Time: 4 minutes

Ketika sudah memiliki penghasilan sendiri, sangat disarankan agar melakukan investasi sejak dini. Tentu saja berinvestasi membutuhkan banyak pertimbangan dan pengetahuan. Manajemen investasi adalah salah satunya. Apa itu manajemen investasi? Simak pengertian manajemen investasi, tujuan, dan contohnya dalam artikel berikut ini!

Pengertian Manajemen Investasi

Manajemen investasi adalah sebuah proses yang mengacu pada penanganan aset finansial dan instrumen investasi lainnya, tidak hanya tentang membeli dan menjual aset. Dalam hal ini, manajemen investasi termasuk merancang strategi jangka pendek atau jangka panjang untuk menambahkan atau mengurangkan aset dari portofolio investasi. Bahkan, mengurus perbankan, mengatur modal, utang dan pajak juga termasuk manajemen investasi.

Istilah manajemen investasi sering juga mengacu pada layanan pengelolaan kepemilikan portofolio investasi dan memperdagangkannya untuk mencapai tujuan investasi. Tujuan ini sangat variatif, tergantung pada masing-masing investor.

Pada dasarnya, manajemen investasi bisa dilakukan sendiri oleh investor. Apalagi jika investasi lingkupnya tergolong kecil. Namun bagi investor yang memiliki aset sangat banyak, tentu akan membutuhkan jasa manajemen investasi profesional. Investor akan berkonsultasi dengan ahlinya agar manajemen investasi bisa mencapai tujuan yang diinginkan investor.

Tujuan Manajemen Investasi

tujuan manajemen investasi

Fungsi manajemen investasi adalah untuk mengelola aset investasi yang dimiliki agar lebih menguntungkan sekaligus untuk mengembangkan aset. Selain itu, ada banyak keuntungan lain yang bisa didapatkan dari manajemen investasi, yaitu:

Peluang Return Lebih Tinggi

Memang uang tunai yang ditabung di bank dianggap lebih aman dibandingkan menginvestasikannya ke aset saham, reksa dana atau crypto. Tapi uang yang hanya ditabung di bank tidak akan berkembang dan cenderung berkurang nilainya di masa depan karena tergerus inflasi. Agar aset bisa bertambah dan menguntungkan, perlu berinvestasi dengan manajemen yang baik.

Dengan begitu, perlu dilakukan manajemen investasi yang baik agar instrumen yang dipilih sesuai dan cocok dengan investor tersebut. Dengan mendapat penanganan dari ahli atau mempelajari manajemen investasi sendiri, investor jadi punya peluang menghasilkan return yang lebih tinggi.

Baca juga: Apa itu Imbal Hasil dalam Investasi Obligasi, Reksa Dana, dan Crypto?

Mencapai Tujuan Keuangan

Manajemen investasi yang tepat juga akan menempatkan investor pada jalan yang tepat untuk mencapai tujuan keuangan. Oleh karena itu, mulai banyak bermunculan jasa manajemen investasi keuangan profesional.

Melalui manajer investasi, investor bisa berkonsultasi dengan ahli mengenai tujuan keuangan mereka. Manajer investasi akan berusaha mencari instrumen investasi yang tepat dan memang menghasilkan, namun tetap sejalan dengan tujuan investor.

Mengatasi Inflasi

Inflasi merupakan mimpi buruk bagi para investor karena bisa mengikis tabungan dan nilai return di masa depan. Manajemen investasi adalah salah satu cara agar investor tetap bisa mengelola investasi secara tepat, memperoleh keuntungan dan meminimalisir dampak dari inflasi.

Memperoleh Pendapatan Pasif

Di masa pensiun, kebanyakan orang tidak bisa lagi seaktif di masa muda mereka. Para pensiunan kebanyakan juga tidak lagi memiliki penghasilan aktif. Dalam hal ini, kehidupan mereka bisa terasa sangat sulit tanpa penghasilan bulanan. Inilah pentingnya peran manajemen investasi.

Saat masih aktif bekerja dan memperoleh penghasilan teratur, investor bisa berinvestasi pada deposito, reksa dana atau instrumen investasi jangka panjang seperti properti. Dengan begitu, saat pensiun, mereka bisa mendapatkan pemasukan tetap setiap bulannya. Kehidupan di masa tua pun jadi tidak terlalu menyulitkan.

Menyelesaikan Masalah Keuangan

Kebutuhan finansial kerap kali berubah. Seringkali, ada saja kebutuhan mendadak dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berinvestasi lebih awal ditambah memanfaatkan manajemen investasi yang baik, aset bisa lebih cepat bertumbuh.

Manajemen investasi yang tepat bahkan bisa membantu para investor untuk menyelesaikan masalah finansial mereka. Karena pasar sifatnya sangat fluktuatif, manajemen investasi akan membantu investor untuk berinvestasi dengan hati-hati namun tetap menghasilkan.

Prinsip Manajemen Investasi

Ada beberapa prinsip manajemen investasi yang sangat penting untuk diketahui, berikut beberapa di antaranya:

Diversifikasi

Meskipun kamu menyukai satu jenis instrumen investasi tertentu, namun sangat tidak disarankan untuk meletakkan semua aset kamu dalam satu instrumen investasi saja. Lebih baik, modal disebar ke beberapa instrumen investasi yang berbeda dengan tingkat risiko yang berbeda pula.

Diversifikasi jauh lebih aman. Karena investasi selalu ada kemungkinan gagal. Jika dana tersebar ke berbagai aset investasi, bila satu investasi gagal, masih ada investasi lain yang bisa menutupi kerugian tersebut. Apabila hanya diletakkan di satu jenis saja, begitu investasi tersebut gagal, maka benar-benar akan habis semua modal kamu.

Berinvestasi Jangka Panjang

Jika sudah memiliki modal yang cukup, maka sangat dianjurkan untuk memiliki investasi jangka panjang, misalnya seperti properti yang dapat memberikan penghasilan pasif ketika kamu sudah tidak aktif bekerja lagi nantinya.

Meski begitu, investasi jangka pendek juga sama pentingnya. Akan lebih baik sejak awal dibedakan antara investasi jangka pendek dan jangka panjang. Untuk kebutuhan yang mendesak, return dari investasi jangka pendek bisa diambil sewaktu-waktu. Sedangkan untuk investasi jangka panjang, kamu harus lebih bersabar sebelum bisa memperoleh keuntungan.

Baca juga: 6 Jenis Investasi Jangka Panjang yang Banyak Dipilih Orang

Fokus pada Tujuan

Pasar sifatnya selalu naik turun. Oleh karena itu, investor harus tetap berfokus pada rencana investasi yang sudah dibuat dan tidak mudah tergoda untuk berganti-ganti atau mencoba investasi yang belum jelas.

Selain tiga prinsip manajemen di atas, ada juga beberapa prinsip manajemen investasi lain, yaitu:

  • Fokus pada apa yang bisa kamu kendalikan
  • Menjaga likuiditas
  • Terima volatilitas yang terjadi di pasar secara normal
  • Berinvestasi secara bertahap
  • Pantau apa yang sudah kamu lakukan secara berkala

Contoh Manajemen Investasi

contoh manajemen investasi

Manajemen investasi memang dapat dilakukan sendiri, namun banyak pula yang mengandalkan bantuan profesional. Kini, ada 20 firma manajemen investasi global yang mengontrol 43% aset global milik berbagai perusahaan. Berikut ini adalah 5 firma manajemen investasi terbesar di Amerika Serikat:

  • Bank of America Global Wealth & Investment Management yang juga mengontrol aset Merryl Lynch
  • Morgan Stanley Wealth Management
  • J.P. Morgan Private Bank
  • UBS Wealth Management
  • Wells Fargo.

Bukan hanya perusahaan saja yang bisa menggunakan jasa manajemen investasi, investor perorangan juga bisa. Misalnya dengan berkonsultasi ke konsultan keuangan untuk mengatur aset pribadi.

Manajemen investasi adalah konsep yang wajib dipahami seseorang. Semoga pengertian dan prinsip manajemen investasi yang telah disebutkan di atas dapat bermanfaat bagi kamu, ya!

Tentang investasi, belakangan ini semakin banyak jenis-jenis investasi yang bermunculan, salah satunya adalah crypto. Per Desember 2021 lalu, jumlah investor crypto di Indonesia telah mencapai 11 juta orang dan menunjukan tingginya minat masyarakat pada aset investasi ini.

Buat kamu yang ingin memulai investasi crypto namun tidak tau harus mulai dari mana, download Pintu sekarang! Pintu adalah aplikasi crypto yang telah terdaftar resmi di Bappebti, di mana kamu bisa berinvestasi crypto mulai dari Rp11.000 saja, lho!

Referensi:

Arrowroot. Investment Management. Diakses 7 Mei 2022

James Chen. Investment Management. Diakses 7 Mei 2022

Joe O’Boyle. 10 Simplified Investment Management Principles.  Diakses 7 Mei 2022

Bagikan

Artikel Terkait

Artikel Blog Terbaru

Lihat Semua Artikel ->